Home Lembaga Pendidikan SD Quran Maqwa Krui Sekolah Berkurikulum Al-Azhar Mesir

SD Quran Maqwa Krui Sekolah Berkurikulum Al-Azhar Mesir

291
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Krui—Sekolah Dasar Maqwa Krui hadir senapas dengan slogan Pesisir Barat Lampung “Negeri Para Ulama”. Hari ini (Rabu, 31/3/2021) Kasi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat, R. Muhamad Supriadi Winata, S.Pd.I dan staf Disdikbud Subekti Sulistyan melakukan kunjungan verifikasi ke sekolah yang beralamat di Jalan Raya Kota Krui nomor 064 Pasar Ulu 01 Kelurahan Pasar Kota kecamatan Pesisir Tengah Krui kabupaten Pesisir Barat Lampung itu.

Tim verifikasi tersebut, disambut oleh pihak SD Quran Maqwa Krui diwakili oleh Ustaz Yamin Majdi –sebab kepala sekolah SD Quran Mujahid Helmi, S.Pd.SD berhalangan hadir– dan dari pihak Yayasan Warotsatul Anbiya oleh Pembina Yayasan H. Furqon Balyan dan H. Muzni HM, serta ketua Yayasan Syahrir, A.Md.

Dalam pertemuan ini, Ustaz Yamin Majdi memaparkan bahwa SD Quran Maqwa Krui berusaha menjawab persoalan yang dihadapi santri Sekolah Tahfiz Balita dan Anak Markaz Maqwa Krui. Banyak santri yang belajar 11 jam setiap hari, dari pukul 07.30 s/d 15.00 sekolah di SDIT dan dari pukul 15.00 s/d 20.00 WIB di Markaz Maqwa Krui.

“Kami mendirikan SD Quran Maqwa Krui sebagai solusi dari persoalan yang kami hadapi. Insya Allah mereka sekolah selama 5 atau 8 jam, namun pelajaran formal dan pelajaran Quran terpenuhi”, ujar ustaz muda asal Pekon Banjar Agung Kecamatan Way Krui Pesisir Barat itu.

Ustaz Yamin Majdi menambahkan bahwa berdirinya SD Quran Maqwa Krui ini sebagai persiapan untuk mendirikan Pesantren Maqwa Krui atau Krui Maqwa Islamic Boarding School yang menggunakan kurikulum Al-Azhar Mesir dan tamatannya harus hafal Quran 30 Juz. Oleh sebab itu, hadirnya SD Quran Maqwa Krui untuk menerapkan kurikulum Al-Azhar di jenjang sekolah dasar, salah satu targetnya adalah harus hafal Quran 18 juz, sehingga ketika memasuki pesantren jenjang SMP dan SMA sudah memiliki bekal hafalan Quran dan menamatkannya 12 juz lagi.

“Insya Allah, kita menggunakan kurikulum Al-Azhar Mesir. Selain kita berusaha memenuhi standar Pendidikan nasional, SD formal, kelebihan kita di tiga mata pelajaran, yaitu Al-Quran, Pendidikan agama Islam dan Bahasa Arab. Semuanya memakai kurikulum dan buku dari Al-Azhar Mesir” kata Ustaz Yamin Majdi yang pernah kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Setelah melakukan verifikasi terhadap rencana induk pengembangan satuan pendidikan dan pengecekan berkas persyaratan pendirian SD Quran Maqwa Krui, tim verifikasi meninjau langsung Gedung Maqwa dan tempat yang akan menjadi kelas bagi siswa/siswi SD Quran Maqwa Krui belajar.

Supriadi Winata mengapresiasi berdirinya SD Quran Maqwa Krui. Sebab, selama bertugas sejak tahun 2014, baru kali ini menemukan SD berbasis Quran. Sebagai muslim, katanya, sangat mendukung keberadaan sekolah Islam, apalagi dari segi sosial dan budaya tidak ada persoalan.

“Secara sosial tidak menimbulkan masalah dengan tetangga dan dari segi budaya sesuai dengan budaya yang beradab dan Islami,” ungka Supriadi Winata. (WST/YNF)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.