Home Lembaga Pendidikan PUSIBA-OIAA Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Jawa Timur

PUSIBA-OIAA Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Pemprov Jawa Timur

393
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Bekasi–Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, melalui Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kerja sama ini menyangkut pembekalan dan penguatan Bahasa Arab bagi calon mahasiswa Al-Azhar penerima beasiswa Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Hal itu ditandai dengan penandatanganan naskah Perjanjian Kerja Sama pada Sabtu (28/12) di kampus PUSIBA, Jakarta, oleh Ketua LPPD A. Hamid Syarif mewakili Pemprov Jawa Timur dan Direktur PUSIBA Muhammad Arifin, MA, mewakili OIAA cabang Indonesia.

Hadir dalam penandatangan kerja sama itu Wakil Sekretaris Jenderal OIAA Willy Octaviano, MA, Direktur PUSIBA Muhammad Arifin, MA, General Manager PUSIBA Misbahul Munir, Kepala LPPD Jawa Timur A. Hamid Syarif, Wakil LPPD Sunaryo, dan anggota tim LPPD Prof. Abdul Qadir Riyadi anggota, serta Dewan Pengajar dan karyawan PUSIBA.

Pada tahun anggaran 2020, Pemprov Jawa Timur mengalokasikan dana beasiswa bagi lima puluh putra-putri terbaiknya untuk kuliah S1 studi keislaman di Universitas Al-Azhar, Kairo. Dengan mengirim kader-kadernya ke Al-Azhar Kairo, Pemprov Jawa Timur berharap mereka dapat kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan studi untuk berperan aktif dalam wacana keislaman dan kebangsaan Indonesia yang plural.

Kerja sama ini bukan yang pertama dijalin oleh PUSIBA dengan pihak lain dalam usianya yang baru enam bulan berjalan. “Kerja sama dengan Pemprov Jawa Timur ini merupakan kerja sama ketiga yang dijalin oleh PUSIBA sejak diresmikan pada 29 Juli 2019,” kata Muhammad Arifin, usai penandatanganan Perjanjian. Arifin menambahkan, “Sebelumnya PUSIBA-OIAA juga telah menjalin kerja sama dengan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI dan Tazkia International Islamic Boarding School (Tazkia IIBS) Malang.”

Seperti tertuang dalam naskah Perjanjian, ruang lingkup kerja sama PUSIBA dengan LPPD Provinsi Jawa Timur setidaknya meliputi tiga hal, yaitu pelaksanaan tes penentuan tingkat kemampuan bahasa Arab (tahdîd mustawâ) oleh PUSIBA, penyelenggaraan kelas matrikulasi bahasa Arab di kampus PUSIBA, dan pengurusan pemberkasan dokumen keberangkatan calon mahasiswa penerima beasiswa Pemprov Jatim oleh PUSIBA.

Sementara itu, Hamid Syarif mengatakan bahwa LPPD sejak didirikannya menaruh perhatian pada peningkatan mutu tenaga pengajar Pendidikan Diniyah Formal dan Pondok Pesantren di Jawa Timur. “Alhamdulillah, Pemprov Jawa Timur dan Gubernur Khafifah mendukung penuh pemberian beasiswa kepada putra-putri terbaik Jawa Timur untuk kuliah di Al-Azhar,” kata A. Hamid dalam sambutannya.

Hal itu antara lain dilatarbelakangi oleh kesadaran pemprov akan pentingnya wawasan keislaman moderat yang diajarkan dan dikembangkan oleh Al-Azhar dalam penanganan masalah-masalah keumatan dan kebangsaan dewasa ini.

Pada angkatan pertama yang berlangsung sejak 26 Juli hingga 23 November 2019, jumlah peserta PUSIBA mencapai 240 orang putra dan putri, 30 di antaranya adalah peraih beasiswa Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren tahun 2019. Saat ini seluruh peserta PUSIBA Angkatan 1 telah diberangkatkan ke Kairo sejak pertengahan Desember 2019 lalu dan sebagian besar sudah mengikuti perkuliahan di fakultas pilihannya.

Saat ini, peserta yang sedang mengikuti program penguatan Bahasa Arab PUSIBA berjumlah 281 orang putra putri dari berbagai daerah di Indonesia, seluruhnya berada pada level Mubtadi’ Tsani (level 2) dari tujuh level yang harus diselesaikan. Sedangkan untuk Angkatan 3, ujian tahdîd mustawâ (placement test) direncanakan akan dilaksanakan pada 1 Mei 2020, dan kegiatan belajar mengajar dimulai pada Juni 2020.

PUSIBA didirikan oleh Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia yang saat ini diketuai oleh TGB Dr. M Zainul Majdi, MA. PUSIBA merupakan cabang pertama dari Pusat Bahasa Arab Al-Azhar yang dibuka di luar Mesir. (WST/YNF/MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen − three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.