Home Lembaga Pendidikan AMBS Garut Resmi Menjadi Sekolah Islam Cabang Al-Azhar Asy-Syarif Cairo Mesir

AMBS Garut Resmi Menjadi Sekolah Islam Cabang Al-Azhar Asy-Syarif Cairo Mesir

481
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Jakarta–Usia Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir saat ini sudah 1079 tahun. Mahasiswa asing yang belajar di sana, lebih dari 120 negara. Ketersambungan transmisi ilmu (sanad), baik secara periwayatan (riwayah) maupun pembelajaran (dirayah), tetap terjaga. Ini sebuah bukti bahwa manhaj Al-Azhar Asy Syarif adalah benar. Sebab sesuatu yang tidak bermanfaat ibarat buih, akan hilang. Sebaliknya, sesuatu yang berfaidah, maka Allah SWT. akan menjaganya tetap eksis di muka bumi.

Sejarah Al-Azhar dan Firman Allah SWT. dalam Al Quran surat Ar-Ra’ad ayat ke-17 itu, disampaikan oleh Dr. H.M. Syairozi Dimyathi, M.Ed kepada jajaran Dewan Pembina dan Dewan Pengurus Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut, kemaren (Kamis, 19/12/2019) di kantor Fakultas Dirasat Islamiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Kebatilan itu ibarat buih, sedangkan kebenaran bagaikan air. Dalam Al Quran, Allah menegaskan bahwa buih itu akan sirna dengan sia-sia, adapun apa yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia akan tetap hadir di muka bumi. Seandainya manhaj Al-Azhar Asy Syarif itu salah, mungkin sudah lama Al-Azhar hilang. Faktanya, usia Al-Azhar saat ini, 1079 tahun. Allah SWT pelihara, karena Al Azhar memberikan manfaat bagi manusia.” Kata Ustadz Syairozi sebagai representatif Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir di Indonesia.

Sebelum penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU), doktor alumnus Universitas Al-Azhar Cairo Mesir itu, kembali mengingatkan kepada pihak Yayasan Al-Mashduqiyah Garut, harus yakin dan bertekad bulat untuk melaksanakan kurikulum Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir secara utuh, tidak setengah-setengah. Misalnya, dalam hal target hafalan Al-Quran : Untuk tingkat SD sebanyak 18 juz, SLTP sebanyak 6 juz dan SLTA sebanyak 6 juz, harus yakin ini rasional, sebab sudah teruji ribuan tahun di Al-Azhar. Begitu pun dalam belajar Bahasa Arab dan Dirasah Islamiyahnya.

“Pihak yayasan dan pengelola sekolah, harus yakin penuh, bahwa manhaj Al-Azhar Asy Syarif sangat realistis dan mudah diterapkan. Sebab, kalau setengah-setengah, atau bahkan meminta dispensasi, misalnya jumlah juz hafalan dikurangi, maka ini tidak boleh.” Ujar Dekan Fakultas Dirosat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Ustadz Syairozi –panggilan akrab Dr. H.M. Syairozi Dimyathi, M.Ed– menjelaskan, bahwa ketika sebuah sekolah sudah bergabung dalam Jaringan Ma’had Al Azhary Indonesia (JAMA’I) dan sudah menandatangani MoU untuk menjadi Sekolah Islam Cabang Al-Azhar Cairo Mesir, maka kurikulum, kualifikasi dan kompetensi guru, buku pelajaran (muqarar), soal ujian, dan yang lainnya, harus sesuai dengan standar Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir. Dengan demikian, para santri-murid di setiap tingkatan akan mendapatkan ijazah dari Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir.

“Salah satu keuntungan kita bergabung di JAMA’I ini, para lulusan dari sekolah kita, insya Allah akan diterima langsung di Al-Azhar Asy Syarif sebab ijazah kita langsung dari Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir.” Tandas Ustaz Syairozi.

Setelah menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan Sekolah Islam Cabang Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir, Ustadz Syairozi dan Ketua Umum Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut, H. Arif Bakhtiar, S.Th.I. menandatangani naskah MoU, dengan disaksikan oleh Ustadz H. Sopriatna Sainan, Lc. dari pihak representatif Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir di Indonesia, sedangkan dari pihak Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut disaksikan oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Al Mashduqiyyah Garut Kiki Zulkifli, SE. beserta Ibu Hj. Ida Sri Indriati Dede Satibi, Sekretaris II Yayasan Ustadz H. Udo Yamin Majdi, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Unggulan Al Mashduqi Boarding School Garut, Ustadz Rofieq Azhar, S.Ag., MM., Wakil Kepala Sekolah Bidang Pengasuhan Ustadz H. Zayyan Hadyan, Lc., M.Ag.

Acara penandatangan MoU berjalan dengan lancar dan ini merupakan sebuah langkah awal bagi Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut untuk berjuang menerapkan sistim pendidikan Al-Azhar Asy Syarif Cairo Mesir. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan mohon do’a dari semuanya, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjaga amanah besar tersebut.

“Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT. Mohon do’a dari semuanya, semoga Allah SWT. senantiasa memberikan kemudahan dan kekuatan dalam mengemban amanah yang besar ini.” Pungkas Arif Bakhtiar. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.