Home Lembaga Pendidikan Implementasikan Kurikulum Al-Azhar Mesir, AMBS Garut Jalin Kerjasama dengan Darun Nuhat Lamongan

Implementasikan Kurikulum Al-Azhar Mesir, AMBS Garut Jalin Kerjasama dengan Darun Nuhat Lamongan

143
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Garut—Sebagai sekolah Islam cabang Al-Azhar Cairo, Al-Mashduqi Boarding School (AMBS) Garut berusaha mengimplementasikan kurikulum Al-Azhar dan menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren Darun Nuhat Lamongan. Nota Kesepahaman antara AMBS Garut dengan Darun Nuhat itu, ditandatangani oleh Arif Bakhtiar, S.Th.I dan Joko Nursiyo, Lc., M. Hi, dalam Acara Penutupan Training For Trainer (TFT) Guru Nahwu-Sharaf dan Kitab Kuning, hari ini (Ahad, 5/7) di Aula AMBS Garut.

Acara selama 5 hari (1-5 Juli 2020) dengan tema “Membangun kebiasaan dan keterampilan berbahasa Arab di AMBS” itu, berjalan lancar dikuti 18 orang peserta dari AMBS Garut, Asy-Syarif dan Pondok Pesantren Quran Terpadu (PPQT) Darul Garut. Pelatihnya, oleh penemu Metode Manhaji sekaligus pimpinan Darun Nuhat Lamongan, Joko Nursiyo.

Setelah melihat langsung TFT tersebut, pihak manajemen AMBS dan Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut memutuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) acara dengan melakukan kerjasama kepada pihak Darun Nuhat. Ruang lingkup Nota Kesepahaman tersebut, meliputi pengiriman utusan dari Darun Nuhat untuk mengajarkan Metode Manhaji kepada santri-murid dan guru AMBS selama 6 bulan, penggunaan buku paket, dan supervise secara berkala.

“RTL dari acara ini, insya Allah pihak Yayasan akan melakukan MoU dengan Darun Nuhat untuk menggunakan metode Manhaji dalam menguasai Bahasa Arab, Nahwu-Sharaf dan kitab kuning,” kata Udo Yamin Majdi ketika menyampaikan laporan kegiatan.

Rofiq Azhar, S.Ag., M.M., menguatkan laporan panitia tersebut bahwa diktat (muqarar) dari Al-Azhar Mesir semuanya berbahasa Arab, oleh sebab itu baik guru maupun santri-murid harus mampu membaca diktat tersebut. Dia berharap, kehadiran metode Manhaji, akan membantu memudahkan guru dan santri-murid dalam menguasai diktat kurikulum Al-Azhar Mesir.

“Diktat Al-Azhar, semuanya berbahasa Arab. Karena itu, saya berharap dengan Metode Manhaji ini, akan memudahkan para guru dan santri-murid dalam menguasaikan diktat tersebut,” kata kepala sekolah AMBS jenjang Madrasah Aliyah (MA) Unggulan itu.

Joko Nursiyo menyambut baik tawaran kerjasama dari AMBS Garut. Menurutnya, ini adalah wasilah untuk mempererat silaturahim antara Darun Nuhat dan AMBS Garut. Bahkan dia menginginkan AMBS Garut menjadi kiblat boarding school dalam menguasai kitab kuning.

“Saya berharap, AMBS Garut menjadi kiblat sekolah sistim boarding school lainnya,” ujar alumnus Universitas Al-Azhar Cairo itu.

Dalam sambutannya, Arif Bakhtiar mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara TFT. Ini merupakan kemudahan dari Allah dalam mengimplementasikan kurikulum Al-Azhar.

“Saya sangat yakin, pertemuan kita dengan Ustaz Joko, merupakan karunia dan kemudahan dari Allah, dalam merealisasikan kurikulum Al-Azhar Mesir,” kata Arif Bakhtiar mewakili Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four − four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.