Home Lembaga Pendidikan Fadli Ahmadi, Markaz Maqwa Krui Wujudkan Slogan Pesisir Barat

Fadli Ahmadi, Markaz Maqwa Krui Wujudkan Slogan Pesisir Barat

113
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Krui—Kabupaten Pesisir Barat memiliki slogan Negeri Para Saibatin dan Para Ulama, namun sayangnya slogan ini hanya sebatas slogan, belum menjadi pola kebijakan dan program utama pemerintah daerah Pesisir Barat. Hal ini disampaikan oleh Fadli Ahmadi pada Sambutan Komite Sekolah Markaz Maqwa Krui dalam acara “Wisuda & Pembagian Raport serta Launching 17 Program Umat Sejahtera dan 8 Program Wakaf Umat Produktif” hari ini (Ahad, 4/4/2021) di Hotel Sunset Beach 2 Way Redak.

“Slogan Pesisir Barat adalah Negeri Para Saibatin dan Para Ulama, namun belum ada langkah-langkah kongkrit dari pemerintah Pesisir Barat dalam mewujudkan slogan ini. Alhamdulillah, Markaz Maqwa Krui hadir, ini wujud nyata dari slogan kita,” kata anggota DPRD Pesisir Barat periode 2019-2024 itu.

Di hadapan para santri beserta ortu/walinya, para Pembina dan pengurus Yayasan Warotsatul Anbiya Lampung, dan para tamu undangan, Fadli Ahmad mendukung penuh keberadaan Sekolah Tahfiz Balita dan Anak Markaz Maqwa Krui.

Sekolah berbasis Tahfiz Quran dan beralamat di Lintas Barat Nomor 134 Dusun Simpang Kerbang Pekon Penggawa Lima Kecamatan Way Krui Kabupaten Pesisir Barat itu, menggunakan metode Tabarak berasal dari Mesir. Metode Tabarak ini, berbeda dengan metode lainnya, sebab dalam menghapal lebih dominan Audio-Visual dibandingkan anak membaca. Sehingga anak belum mengenal huruf Hijaiyyah, bisa menghafal Quran lewat metode ini.

Markaz Maqwa Krui didirikan oleh pasangan suami-isteri alumnus Universitas Allah Azhar, Ami Rahmawati Muslimah dan Udo Yamin Majdi pada akhir tahun 2019 dan mulai pembelajaran bulan Januari 2020. Tahun 2020 sekolah ini dipimpin langsung oleh Udo Yamin Majdi, dan tahun 2021 ini dipimpin oleh Ami Rahmawati Muslimah.

Untuk mengkhatamkan hafalan Quran 30 juz, ada 7 level dan setiap level diselesaikan selama 6 bulan. Wisuda dan Pembagian Raport hari ini merupakan kedua, setelah Wisuda dan Pembagian Raport pada 6 September 2019. Tahun lalu sebanyak 49 santri, sedangkan hari ini 73 santri.

Di penghujung sambutannya, Fadli Ahmad Kembali menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah harus mendukung penuh keberadaan Markaz Maqwa Krui. Menurutnya, Lembaga Pendidikan berbasis Quran ini akan melahirkan anak genius dan berakhlak mulia. Bahkan dia memprediksi generasi emas, 30 tahun mendatang atau tahun 2050-an akan lahir dari Rahim Markaz Maqwa Krui.

“Marilah kita dukung Markaz Maqwa Krui, baik secara pemikiran, materi, maupun secara politik, demi terwujudnya Negeri Para Sai Batin dan Para Ulama,” pungkas Fadli Ahmad. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.