Home Lembaga Pendidikan AMBS Garut Adakan TFT Metode Manhaji Bersama Ustaz Joko Nursiyo

AMBS Garut Adakan TFT Metode Manhaji Bersama Ustaz Joko Nursiyo

152
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Garut—Al Mashduqi Boarding School (AMBS) mengadakan Training For Trainer (TFT) Guru Nahwu-Sharaf dan Kitab Kuning “Metode Manhaji” bersama Ustaz Joko Nursiyo, Lc., M.Hi. Acara selama 5 hari itu, hari (Rabu, 1/7) acara pembukaannya di Aula AMBS. Pelatihan ini, diikuti oleh 25 peserta dari 3 lembaga Pendidikan, AMBS, Asy-Syarif Boarding School dan Pondok Pesantren Quran Terpadu (PPQT) Darul Fikri Garut.

AMBS memiliki visi Habituasi Pendidikan Karakter Generasi Qur’ani Menuju Madrasah Unggul Berwawasan Global,  salah satu misinya adalah membentuk peserta didik yang cakap dalam Bahasa Inggris & Bahasa Arab, dan menjadikan Foreign Language Communication Skill sebagai program unggulan.

Visi, misi dan program unggulan itulah, yang melatar-belakangi acara pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dalam berbahasa Arab –membaca, menulis, mendengar dan berbicara– para guru Bahasa Arab dan guru pengampu Mata Pelajaran memakai buku berbahasa tersebut.

“Acara TFT ini, merupakan ikhtiar bagi AMBS untuk meraih visi, misi dan program unggulan,” ujar Ustaz Udo Yamin Majdi saat menyampaikan laporan panitia dalam Opening Ceremonial.

Rofieq Azhar, S.Ag., MM. menambahkan bahwa keterampilan berbahasa membutuhkan pembiasaan. Kebiasaan atau habit, menurut Mudir AMBS itu, selain memerlukan pengetahuan, juga membutuhkan motivasi dan cara melakukan sesuatu. TFT merupakan sarana untuk membangun tiga hal tersebut.

“Keterampilan berbahasa memerlukan pembiasaan. Pepatah yang sering kita dengar, alah bisa karena biasa,” kata Rofieq Azhar.

Setelah acara TFT ini, ujar Rofieq, akan ada program Pelatihan Ramah Anak dengan konsep Living Velues Education (LVE) atau Pendidikan Menghidupkan Nilai-Nilai.

“Insya Allah setelah TFT ini, akan ada program LVE, sehingga dalam menegakkan disiplin berbahasa Arab-Inggris dalam kehidupan sehari-hari di AMBS tidak ada kekerasan, intimidasi dan sejenisnya,” lanjutnya.

Dalam Acara Pembukaan TFT itu, Ustaz Joko Nursiyo, Lc., M.Hi., diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Penemu Metode Manhaji cara mudah menguasai Nahwu-Sharaf itu menegaskan bahwa menjadi guru Bahasa Arab itu harus menyenangkan, supaya mudah dipahami oleh siswa.

“Sebagai guru Bahasa Arab, kita mengajar dengan asyik, menyenangkan, dan sesuai dengan generasi yang kita hadapi, “tegas pendiri Pondok Pesantren Darun Nuhat Lamongan dan penulis 90 buku itu.

Sambutan terakhir sekaligus pembukaan TFT secara resmi disampaikan oleh Arif Bakhtiar, S.Th.I. mewakili Ketua Umum Yayasan Al-Mashduqiyah Garut, Muhammad Rizal Pahlawan, S.Kom, berhalangan hadir.

Arif Bakhtiar mengungkap rasa syukur tak terhingga, bisa bertemu dengan Ustaz Joko Nursiyo yang selama ini beliau lihat di video Youtube. Arif Bakhtiar berharap, lewat TFT ini silaturahim antara Ustaz Joko Nursiyo dengan AMBS terjalin erat. Bahkan beliau meminta ada utusan dari Pondok Pesantren Darun Nuhat yang membantu AMBS dalam mengembangkan keterampilan berbahasa Arab.

“Saya sangat bersyukur atas kehadiran Ustaz Joko, mudah-mudahan silaturahim ini tetap terjaga. Saya juga sangat berharap ada utusan dari Darun Nuhat untuk berkhidmah di AMBS,” kata Arif Bakhtiar sebelum membuka acara TFT secara resmi. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 − six =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.