Home Kegiatan Alumni Bahas Soal Alquran, Picnikustik Hadirkan TGB dan Ngatawi Al-Zastrow

Bahas Soal Alquran, Picnikustik Hadirkan TGB dan Ngatawi Al-Zastrow

78
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Jakarta — Komunitas Musisi Mengaji (Komuji) Chapter Jakarta kembali menggelar acara Picnikustik bertajuk Alquran sebagai mukjizat. Kali ini kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dan budayawan Ngatawi Al-Zastrouw.

Dalam acara yang digelar di Selasar Gedung Medco Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020) itu, TGB membahas tentang ragam penafsiran Alquran yang berbeda-beda dan apakah boleh menafsirkan Alquran dengan menggunakan logika dan akal sehat.

Sementara Ngatawi Al-Zastrouw berbicara tentang peran ulama nusantara dalam menafsirkan Alquran, serta bolehkah Alquran ditafsirkan sesuai dengan budaya lokal, dan bagaimana cara mengamalkan Alquran tapi tetap mengikuti tradisi lokal agar kebudayaan nusantara tetap terlestarikan.

Ketua KOMUJI chapter Jakarta, Kikan Namara meyakini bahwa setiap muslim percaya Alquran sebagai kitab pedoman hidup. Tapi permasalahannya bagaimana cara menjadikanAlquran sebagai kitab petunjuk, mengingat Kitab Suci itu berbahasa Arab dan tidak semua orang bisa memahami kandungannya dengan baik dan tepat.

“Dari diskusi ini kami ingin mengetahui kenapa Alquran memiliki bahasa yang sangat indah dan kesusastraannya tingkat tinggi, sehingga bisa melahirkan penafsiran yang berbeda-beda,” ungkap Kikan yang juga mantan vokalis grup band Cokelat dalam keterangan tertulisnya.

Picnikustik adalah satu konsep kajian yang mengambil konsep kajian disertai dengan penampilan musik, dan dikemas dalam konsep duduk bersantai. (WST/YN/bincangsyariah.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + 15 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.