Home Kegiatan Alumni Hari Pertama KBM Dimulai, Begini Kata Camaba Al-Azhar di PUSIBA

Hari Pertama KBM Dimulai, Begini Kata Camaba Al-Azhar di PUSIBA

644
0
SHARE
Kantor PUSIBA di Pondok Gede, Bekasi

Wasathiyyah.com, Bekasi — Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA) memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi calon mahasiswa baru (Camaba) Universitas Al-Azhar Kairo, Jumat (26/7/2019).

Camaba yang telah memulai pembelajaran di PUSIBA baru untuk tingkat mutawassith awwal dan mutawassith tsani banin dan banat. Adapun untuk level mubtadi akan memulai proses pembelajaran sekitar bulan Agustus 2019 mendatang.

Pada hari pertama KBM di PUSIBA, tim Wasathiyyah berkesempatan berbincang dengan Camaba yang telah mengikuti pembelajaran.

Adalah Afdhalu Akbar, Camaba asal Aceh Selatan menceritakan pengalaman pertamanya belajar di PUSIBA. Menurut pria yang berada di level mutawassith tsani itu, setiap harinya ada tiga mata pelajaran yang diberikan dengan durasi waktu tiap materi selama 2 jam.

“Hari pertama ini kami memulainya pada pukul 8 pagi sampai 10.00, kami belajar tentang risalah atau cara membuat surat. Pelajaran kedua dimulai 10.30 sampai 12.30 belajar tentang syair-syair,” kata Afdhal di ruang kelas Kompleks PUSIBA, Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jumat (26/7/2019).

Ia mengaku cukup puas dengan pembelajaran di hari pertama, terlebih pengajarnya langsung didatangkan dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

“Kami mudah untuk menangkap penjelasan dari pengajar-pengajar tersebut, karena menggunakan bahasa-bahasa yang mudah dan komunikatif sehingga membuat kelas menjadi hidup tidak membosankan,” ucapnya.

Camaba asal Lombok Tengah, Muhammad Rizki Ardiansyah  mengutarakanh serupa. Ia mengaku senang dengan proses pembelajaran di hari pertama.

“Alhamdulillah pengalaman pertama langsung diajar oleh Dr. Taha Zakaria langsung dari jamiah Azhar. Kita diperkenalkan bagaimana Mesir. Kita diajarkan tentang Sungai Nil, tentang Syi’ir (syair),” kata dia.

Para Camaba tengah mengikuti pembelajaran di hari pertama KBM di PUSIBA

Terkait pelayanan yang diberikan pihak PUSIBA, para Camaba mengaku cukup puas, salah satunya Syifa Khairul Ihsani.

“Fasilitas di asrama sudah cukup memadai, ada ranjang, kasur plus sprei. Setiap kamar juga ada satu unit AC. Hanya lemarinya belum ada, tapi kata pihak Pusiba sedang dipersiapkan,” kata perempuan asal Sukabumi ini pada kesempatan berbeda.

Selain itu, ada sejumlah masukan bagi pihak PUSIBA dari para calon mahasiswa Al-Azhar Kairo ini. Di antaranya pengawasan saat masa karantina selama kurang lebih empat bulan dalam membiasakan berbahasa arab.

“Untuk sehari-hari di PUSIBA, untuk membiasakan berbahasa arab maka pengawasannya pun harus lebih diintensifkan, agar tidak bebas dalam berbicara,” pinta calon mahasiswa asal Lembang Bandung, Siti Maesaroh.

Salah satu ruangan belajar bagi para Camaba Al-Azhar di PUSIBA

“Ketika ada peraturan harus berbahasa arab, maka yang tidak berbahasa arab harus diingatkan atau ditegur agar kita terbiasa berbahasa arab. Ketika sampai Mesir kita siap untuk mengikuti perkuliahan,” tambah Afdhal.

Diketahui, meski telah memulai proses kegiatan belajar mengajar, namun peresmian PUSIBA sendiri akan digelar pada Senin (29/7/2019) pekan depan. Rencananya peresmian tersebut akan dilakukan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin yang akan dihadiri Deputi Grand Syeikh Al-Azhar.(WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven − 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.