Home Kegiatan Alumni “Mari Ringankan Beban Kita”, Pesan TGB di Tabligh Akbar MAS

“Mari Ringankan Beban Kita”, Pesan TGB di Tabligh Akbar MAS

406
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Surabaya – Perjalanan hidup ibarat mendaki gunung. Kalau ransel terlalu berat, maka lama sampai ke puncak. Bahkan kadang-kadang bisa tergelincir di tengah jalan. Maka buanglah yang tidak perlu. Beban itu adalah dosa-dosa, kesalahan-kesalahan, dan perbuatan-perbuatan tidak baik. Oleh sebab itu, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, seorang muslim harus membuang beban-beban tersebut.

Itulah salah satu pesan TGB (Tuang Guru Bajang) Dr. M. Zainul Majdi, MA. kepada para jama’ah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dalam acara Tabligh Akbar bakda Isya hari Sabtu (27/04/2019).

“Mari ringankan beban kita, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Kita bertaubat dan meminta ampun atas semua kesalahan dan dosa kita. Bersihkan diri, lahir dan batin,” kata mantan gubenur NTB dua periode itu.

Dalam tablighnya, TGB juga menjelaskan fiqih ikhtilaf. Menurut TGB, perbedaan yang terjadi di Indonesia masih bersifat variatif (ta’addudu tanawwu’), bukan perbedaan kontradiktif (ta’adduddu ta’arudh). Berbeda masalah cabang (furu’), bukan berbeda masalah pokok (ushul).

Menjaga persatuan dan kesatuan adalah kewajiban, kata TGB, sedangkan perpecahan umat dan bangsa adalah dosa, harus dihindari. Di sinilah, pentingnya sikap berprasangka baik, saling memahami, saling berlapang dada dalam menghadapi perbedaan, menjaga lisan, tidak terpengaruh dengan hoax, dan berusaha menampilkan adab yang baik.

Acara bertemakan “Bersihkan Hati Bersihkan Diri” itu, selain dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1440 H/2019 M, juga sebagai sarana sosialisasi program MAS kepada masyarakat.

“Selain nyambut Ramadhan, acara ini juga sebagai sarana menyosialisasikan kepada masyarakat atau jamaah tentang sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan selama bulan suci berlangsung di MAS,” kata Muhammad Furqon, Humas MAS.

Masjid berkapasitas 59.000 jamaah itu, memiliki program ta’jil dan ifthar bersama selama bulan suci Ramadhan. Rencananya, setiap hari sebanyak 2.000 nasi kotak akan dibagikan kepada jamaah dan khusus hari Sabtu dan Minggu pengelola MAS membagikan 2.500 nasi kotak.

Selain ta’jil dan ifthar bersama, pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, MAS juga menyelenggarakan sahur bersama yang sebelumnya diawali dengan kegiatan i’tikaf dan sholat tahajud bersama. Untuk sahur bersama, MAS akan membagikan 500 nasi kotak.

TGB mengapresiasi dan mendukung program-program MAS itu. Menurut TGB, berkontribusi melalui program ta’jil dan ifthar hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang sebelum Ramadhan telah membuang beban dosa, sehingga mereka peduli dan berbagi antar sesama.

“Tangan kita akan ringan membantu, manakala punggung kita telah ringan dari beban dosa,” ucap ketua OIAA cabang Indonesia itu. (WST/YNF)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.