Home Kegiatan Alumni Ingin Lahirkan Generasi DNA Quran, Rumah Bakat dan Tahfiz Tangerang Adakan Quranic...

Ingin Lahirkan Generasi DNA Quran, Rumah Bakat dan Tahfiz Tangerang Adakan Quranic Parenting

134
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Tangerang—Menghafal Quran pada waktu dini, maka Allah akan mencampurkan Quran itu dalam darah dan daging anak sehingga lahirlah generasi DNA Quran. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Udo Yamin Majdi dalam acara Quranic Parenting, Cara Mendidik Anak Sejak Dini yang diselenggarakan Rumah Bakat dan Tahfiz kemaren (Ahad, 26/01) di Yayasan Pendidikan Islam Asy Syakirin Jln. KH. Hasyim Ashari, KM. 07, Pinang, Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

Di hadapan lebih dari 30 peserta utusan dari berbagai Lembaga Pendidikan di Tangerang itu, Ustaz Udo Yamin Majdi menyampaikan sebuah hadiah riwayat Imam Bukhari.

“Dalam hadis Bukhari, rasulullah bersabda, ‘Siapa saja mempelajari Al-Qur’an di Usia Dini, niscaya Allah SWT akan mencampurkan Al-Qur’an itu ke dalam daging dan darahnya.’” Ujar Pengasuh Pondok Pesantren Quran Terpadu (PPQT) Darul Fikri Garut dan Direktur Markaz Maqwa Krui itu.

Ustaz Udo Yamin menceritakan bahwa dalam bukunya berjudul Quranic Quotient, dia menuturkan bahwa ketika Rasulullah SAW meminta sahabatnya melakukan sensus, ternyata ada 1.500 muslim yang berdomisili di Madinah. Semuanya hafal Quran, kecuali 3 atau 4 orang yang tidak hafal Quran.

Ada juga yang unik, lanjut Ustaz Udo Yamin, satu daerah di Afrika semuanya penduduknya hafal Quran. Nama sukunya, Asy-Syinqithy. Di negara Mauritania. Adat di sana, termasuk aib, anak umur 7 tahun belum hafal Quran. Secara otomatis, sejak balita, bahkan dalam kandungan, mereka sudah memperdengarkan ayat suci Quran kepada anak mereka.

Quran itu sudah menjadi identitas mereka. Bahkan menghafal Quran itu menjadi pembawa informasi genetik, pewarisan sifat, dan karakter keislaman mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, hal itu disebut dengan istilah DNA. Singkatan dari DeoxyriboaNucleic Acid. Demikian kata Ustaz Udo Yamin.

“DNA itu di darah. Darah itu air. Air ini mengingatkan saya buku Dr. Masaru Emoto berjudul The Miracle of Water. Dalam bahasa Indonesia, diterjemahkan menjadi Mukjizat Air.”Ungkap Ustaz Udo Yamin.

Dr. Masaru Emoto telah memotret ribuan kristal air selama dua puluh tahun penelitiannya tentang air. Yang menarik adalah ternyata bentuk kristal sangat tergantung dengan kata-kata terhadap air. Kata positif akan membentuk kristal indah, sedangkan kata negatif, sebaliknya kristal tidak jelas.

“Tubuh kita, sejatinya, lebih banyak air. Termasuk otak kita, tersusun dari air. Lantas, kalau setiap hari kita memperdengar Quran terhadap anak kita, maka apa yang terjadi?” Tanya Ustaz Udo Yamin.

Beliau menegaskan bahwa yang terjadi adalah darah, otak, dan tubuh anak akan terwarnai (shibghah) oleh Quran. Inilah yang dia maksud dengan DNA Quran. Nama lain dari Akhlaq Quran.

Dalam kesempatan sama, Ustaz Mohamad Soleh, mengatakan bahwa berdasarkan kertas pesan-kesan peserta yang diserahkan kepada panitia, para peserta sangat puas dan menginginkan acara Quranic Parenting ini akan dilaksanakan kembali di Tangerang.

“Alhamdulillah, para perserta puas. Bukan hanya di atas kertas pesan dan kesan, tapi pada waktu seksi tanya-jawab, peserta sangat antusias. Insya Allah acara ini akan kita laksanakan kembali.” Kata Ustaz Mohamad Soleh sebagai penyelenggara kegiatan.

Alumnus Universitas Al-Azhar Tanta Mesir itu mengungkapkan bahwa metode Tabarak yang disampaikan oleh Ustaz Udo Yamin Majdi dalam acara tersebut, harus diperkenalkan kepada masyarakat supaya melahirkan generasi ber-DNA Quran.

“Acara Quranic Parenting ini, bukan hanya sekedar informasi tentang pengasuhan anak, melainkan juga mengubah mindset para peserta tentang alasan mengapa anak kecil harus menghafal Quran. Apalagi metode Tabarak ini cocok untuk anak kecil. Harus kita sosialisasikan kepada masyarakat.” Pungkas menantu pendiri Yayasan Pendidikan Islam Asy Syakirin H.M. Asikin Wirayuda,S.H itu. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.