Home Kegiatan Alumni Kata TGB, Palestina Tugas Umat dan Bangsa

Kata TGB, Palestina Tugas Umat dan Bangsa

421
0
SHARE
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi usai mengisi kajian Shubuh di Masjid PUSDAI, Bandunv, Jawa Barat, Minggu (27/1/2019)

Wasathiyyah.com, Bandung — Agenda pertama Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi di hari ke-3 safari dakwah di Jawa Barat, yakni mengisi kajian shubuh tentang Palestina di Masjid PUSDAI Jabar, Minggu (27/1/2019) pagi

Menurut TGB, Palestina merupakan pelajaran dan cermin persaudaraan kaum muslimin. Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, mengajarkan bahwa apa yang terjadi pada kaum muslimin di seluruh penjuru dunia merupakan tugas dan tanggung jawab bersama.

TGB menceritakan, ketika NTB ditimpa musibah gempa bumi beruntun, Palestina hadir dan memberikan bantuan. Ini bentuk itsar Palestina, meskipun mereka sangat membutuhkan bantuan, mereka tetap berbagi sebagai wujud dari persaudaraan.

“Berbicara Palestina, sebenarnya saya sangat malu, sebab ketika mereka terjajah dan butuh bantuan kita, justru mereka bantu kita waktu gempa Lombok,” cerita Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) cabang Indonesia ini.

Bahkan sejarah mencatat, kata TGB, yang pertama kali memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Republik Indonesia (RI) adalah Palestina.

Oleh sebab itu, tuturnya, bantuan terhadap Palestina, terutama program pembangunan masjid Istiqlal yang digalang panitia Aman Palestina Bandung merupakan bentuk balas budi dan Allah pasti akan membalas kebaikan ini.

TGB juga mengisahkan tragedi perang Salib. Dulu ketika Sholahuddin al-Ayyubi membebaskan Palestina, orang-orang Nasrani sangat takut kaum muslimin melakukan hal yang sama 80 tahun sebelumnya, yaitu mereka membantai kaum muslimin sehingga darah sampai lutut.

Ternyata Sang Pembebas Palestina dan kaum muslimin justru melindungi kaum Nasrani, tidak ada penghancuran dan pengrusakan. Ini membuktikan Islam itu adalah agama damai, rahmat bagi alam semeata.

“Waktu kaum muslimin menang dalam perang Salib, kaum muslimin sama sekali tidak menyakiti non-muslimin,” ungkap TGB.

TGB menegaskan bahwa Palestina itu tugas yang tersisa, setelah semua kolonialisme hancur, tinggal Israel menjajah Palestina.

Baik sebagai umat Islam maupun sebagai bangsa Indonesia menolak penjajahan di muka bumi.

Oleh sebab itu, selama Israel menjajah Palestina, maka kaum muslimin dan bangsa Indonesia memiliki tanggungjawab untuk membebaskan Palestina.

“Membebaskan Palestina dari Israel adalah tugas kita sebagai umat dan bangsa,” pungkas mantan gubernur NTB itu. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.