Home Kegiatan Alumni Peringatan 1079 Tahun Al Azhar di Jakarta Dihadiri Para Tokoh

Peringatan 1079 Tahun Al Azhar di Jakarta Dihadiri Para Tokoh

497
0
SHARE
Ketua OIAA cabang Indonesia Muhammad Zainul Majdi menyampaikan sambutan dalam peringatan 1079 tahun Al Azhar Al Sharif di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (22/5/2019)

Wasathiyyah.com, Jakarta — Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) cabang Indonesia menggelar peringatan 1079 tahun Al Azhar Al Sharif di Hotel Borobudur, Jakarta.

Kegiata yang berlangsung pada Rabu (22/5/2019) itu dihadiri sejumlah tokoh di antaranya, Ketua Kehormatan OIAA cabang Indonesia Quraish Shihab, mantan Duta Besar Indonesia di Mesir Hasan Wirayuda, Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir, perwakilan Kedutaan Besar Mesir di Jakarta dan para mab’uts dari Universitas Al-Azhar, Kairo.

Dalam acara yang bertajuk “Memperkokoh Moderasi Beragama dan Persaudaraan Kemanusiaan” itu, setiap tokoh memberikan sambutan singkat di hadapan alumni Al Azhar yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Sambutan dari para tokoh tersebut intinya berpesan kepada seluruh alumni Al Azhar untuk menebarkan dan menyampaikan pesan wasathiyah atau moderasi Islam dimanapun para khirrij (sebutan bagi alumni Al Azhar Kairo, red) berkiprah.

Sambutan pamungkas disampaikan Ketua OIAA cabang Indonesia Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan Al Azhar Al Sharif selama ini.

“Ini satu sore yang mana kita menunjukkan rasa syukur kita atas keterpeliharaannya Al Azhar selama lebih dari 1000 tahun. Menghaflahkan Al Azhar Al Sharif yang membawa risalah istimewa yang telah mengubah wajah umat dengan konsep moderasi Islam,” ucap TGB.

TGB menuturkan, pertemuan itu selain bernostalgia, juga untuk mengingatkan seluruh alumni atas hal yang diharapkan oleh para tokoh yang telah memberikan sambutan di awal.

“Pak Quraish dan dikuatkan oleh pak Fachir tentang nahjatul azhar. Kita sebagai putra putri didikan Al Azhar harus membawa moderasi Islam yang menjadi ruh Al Azhar,” pesan dia.

TGB kembali menyampaikan pesan Grand Syaikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmad Al Thayyib saat silaturahmi akbar ulama alumni Al Azhar Indonesia di Solo 1 Mei 2018 silam.

“Saya masih ingat, pada waktu di Solo saat turun dari lift di Hotel Alila, Grand Syaikh Al-Azhar mengatakan harapan kami sangat besar kepada kalian untuk mewujudkan wasathiyyah di Indonesia. Jangan sampai menimpa Indonesia apa yang menimpa negara-negara kami dan negara-negara arab. Hal itu beliau sampaikan dengan sorot mata yang tajam, yang menandakan keseriusan dan harapan besar dari beliau,” ujar mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

“Masa depan Indonesia tergantung dari bagaimana cara berislam hari ini. Jika kita bisa mengokohkan nilai-nilai yang baik dari Islam, insya Allah Indonesia akan baik kedepan. Kalau wajah Islam yang ditampilkan yang menghujat, mencaci maka Indonesia tidak akan baik pula,” pungkasnya. (WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.