Home Kegiatan Alumni PELVO: Dakwah Wasathiyyah di Kalangan Remaja dan Pemuda

PELVO: Dakwah Wasathiyyah di Kalangan Remaja dan Pemuda

991
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Bandung–PELVO, singkatan dari Pemuda Evolusi. Nama ini tidak asing di dunia maya. Bahkan di dunia nyata pun, komunitas dakwah ini, sangat populer di kalangan remaja dan pemuda Jawa Barat, bahkan sampai ke Sulawesi. Salah satu programnya Dakwah Goes to School. Dan komunitas dengan tagline “Menjadikan Generasi Muda Lebih Cinta Terhadap Islam” ini, tidak bisa dipisahkan dengan sosok da’i muda bernama H. Febtri Zaina Rachman (Febtri Feylian), Lc.MA., dengan panggilan Ustadz Fey.

Ustadz Fey, setamat dari Universitas Al-Azhar Mesir, beliau melanjutkan ke Omdurman Islameya University Sudan. Sepulang dari menuntut ilmu di luar negeri, Ustadz Fey menetap di Bandung. Salah satu kegiatannya, mengisi kajian di Trans Studio Mall (TSM) Bandung. Dari sinilah bermula gagasan mendirikan PELVO yang fokus berdakwah kepada pemuda di bawah 40 tahun.

“Sepulang saya dari Mesir dan Sudan, saya menetap di Bandung, saya berpikir tentang format dan sasaran dakwah saya. Setelah membaca peta dakwah, saya melihat ada ruang kosong yang belum banyak menggarapnya. Para remaja dan pemuda, dengan pendekatan dunia mereka.” Ustadz Fey mulai bercerita kepada kru Portal Wasathiyyah kemaren (15/10/2018)

Menurut Ustadz sekaligus dosen di Telkom University, Stikes Unjani dan Unjani itu, bahwa remaja dan pemuda membutuhkan inspirasi, motivasi dan lingkungan untuk berubah ke arah yang lebih baik. Membutuhkan dakwah kekinian, tidak hanya di mimbar masjid, memakai baju koko, peci atau sorban, atau simbol-simbol lainnya, tetapi mengajak dengan pakaian biasa asal sopan, di mana dan kapan saja. Membutuhkan dakwah mengajak, bukan mengejek; merangkul, bukan memukul; dan mencinta, bukan menghina.

Dia menegaskan bahwa visi PELVO adalah sebagai perantara yang memotivasi generasi muda Bangsa Indonesia yang memahami Islam sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan as-Sunnah, yang cintai terhadap Tanah Air Indonesia, dan menjadikan generasi Rabbani, serta berkarakter dan berakhlaqul karimah.

“Adapun misi kita ada empat,” Dia melanjutkan penjelasnnya, “pertama, melahirkan generasi harapan Islam dan Bangsa yang berkualitas dan berkarakter; kedua, melahirkan generasi yang menjunjung moral, etika dan akhlaq berlandasan Al-Quran dan as-Sunnah; ketiga, melahirkan generasi yang mandiri dan senantiasa mengagungkan nama Allah di setiap kehidupannya, dan terakhir, keempat, melahirkan generasi yang mengutamakan manfaatnya untuk sesama, dirinya, lingkungan bangsa dan agama Islam.”

Untuk rangka meraih visi dan misi tersebut, ada 6 program PELVO: 1). Dakwah Goes to School; 2). Kajian Ilmiah; 3). Dakwah Jalanan (DJ); 4) charity; 5) Pembangunan Pesantren Yatim dan Dhu’afa PELVO; dan Metode Cepat Baca Al-Quran.

Dalam melaksanakan program-program tersebut, PELVO bekerjasama dengan banyak pihak, diantaranya Paguyuban Alumni Azhar Mesir Jawa Barat (PAAM Jabar). Selain karena anggota PAAM Jabar, Ustadz Fey menceritakan bahwa bersinergi dengan PAAM Jabar juga karena kesamaan manhaj, yaitu manhaj wasathy. Berusaha menghadirkan wajah Islam yang damai, sejuk, dan aman.

“Kita kerja sama dengan PAAM Jabar, sebab ada kesamaan ruh, yaitu kita sama-sama wasathiyyah.” Pungkas Ustadz Fey. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.