Home Kegiatan Alumni Markaz Hanan dan YIKTY Gelar PIFTAB Level 2

Markaz Hanan dan YIKTY Gelar PIFTAB Level 2

243
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Karawang–Markaz Hanan dan Yayasan Internasional Keluarga Tabarak & Yazid (YIKTY) menggelar Pelatihan Intensif Fasilitator Tabarak Anak & Balita (PIFTAB) Level 2 selama 3 hari, tanggal 13-15 Desember 2019, di Novotel Hotels & Resorts Karawang.

Pengasuh Markaz Hanan, Ustaz Sunario, Lc., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan dari PIFTAB Level 1 tahun lalu (2-4 November 2018) di Hotel Swiss Bellinn Karawang.

“Pelatihan ini, lanjutan dari pelatihan Tabarak tahun lalu. Semoga pelatihan ini bermanfaat dan berkah.” Ujar Sunario, alumnus Universitas Al-Azhar Mesir.

Dalam momentum yang sama, Kabag Kesra Pemkab Karawang, Matin Abdul Rozak, mewakili bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana dan Sekda Karawang Drs. Acep Jamhuri, M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap acara pelatihan.

“Hari ini bupati ada acara di Bandung, sekda pun ada acara di Menado, maka sambutan dari pemkab diamanatkan kepada saya.” Ucap Matin Abdul Rozak di hadapan hampir 100 peserta pelatihan.

Matin menceritakan bahwa saat ini Pemkab Karawang sedang menggalakan Program Jabar Satu Desa Hafiz dan sholat berjamaah di masjid.

Oleh sebab itu, menurutnya PIFTAB ini sangat membantu Pemkab Karawang untuk melahirkan para hafiz-hafizah yang mereka butuhkan.

“Kami sangat bahagia dan mendukung penuh acara ini, sebab sangat membantu kami dalam melaksanakan program Satu Desa Satu Hafiz di Jawa Barat.” Tegas Matin.

Setelah acara pembukaan PIFTAB, acara langsung diisi oleh penemu metode Tabarak Syaikh Dr. Kamil el Laboody.

Metode Tabarak merupakan metode menghafal Quran untuk balita dan anak. Metode ini telah berhasil mengantarkan kakak-beradik Tabarak, Yazid dan Zeenah menjadi para huffazh Qur’an di usia kurang dari 5 tahun.

Keberhasilan metode Tabarak melahirkan hafiz cilik itu membuat para pecinta Quran, terutama guru Quran dari berbagai pulau dan provinsi mengikuti PIFTAB 2 di Karawang.

“Saya dari Sulawesi, sengaja ikut acara ini, supaya bisa melahirkan para hafiz di usia balita dan anak-anak.” Ungkap seorang peserta tidak mau disebutkan namanya. (WST/YNF).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.