Home Kegiatan Alumni TGB Imbau Takmir Masjid UNS Tebar Kebaikan Universal

TGB Imbau Takmir Masjid UNS Tebar Kebaikan Universal

100
0
SHARE
Wasathiyyah.com, Solo — Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Indonesia (OIAA) Mesir cabang Indonesia M. Zainul Majdi menghadiri pelantikan Takmir Masjid Nurul Huda, Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat (8/11/2019).
Tokoh yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam tausiahnya mengatakan, ruang dakwah Islam bisa dihadirkan dalam segala bidang. Ia mengajak semua pihak untuk terus menebar kebaikan universal.
“Aktivis di Masjid Nurul Huda aktivis yang menanamkan keislaman. Masjid sebagai pengobat manakala gundah dan guncang akan masalah. Saya lihat disamping belajar mahasiswa juga melafalkan Alquran,” kata TGB.
TGB mengaku baru pertama kali hadir dalam pelantikan takmir masjid. “Pengalaman baru hadir dalam pelantikan seperti ini. Ruang dakwah Islam berkaitan dengan al-khair, esensi utama adalah kebaikan universal. Ini dinantikan oleh siapapun,” ujarnya.
Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menceritakan, saat dirinya memimpin di daerahnya ada dua pendekatan dan dorongan yang dilakukan. Pertama, saat keislaman harus dipromosikan. Ketika seorang muslim menjadi pemimpin terinspirasi dari Islam, tapi kemanfaatannya bisa dirasakan oleh semua orang.
Kedua, menghadirkan kinerja yang baik, menghilangkan pandangan Islam tak kondusif. Dakwah Islam dalam kebijakan mengambil beberapa sisi, diantaranya provinsi pertama halal tourism terinspirasi Islam tapi kemanfaatan bisa dirasakan semua. Dari timur tengah wisatawan tumbuh 190 persen, dari Malaysia tumbuh 90 persen.
“Saat awal diluncurkan ada yang skeptis. Setahun kemudian berubah, mereka yang berjualan mengaku pelanggan lama tetap, bertambah pelanggan baru,” terangnya.
“Kami di NTB kemudian menjadi provinsi yang mengkonversi bank daerah menjadi bank syariah,” sambungnya.
TGB menyebut, dakwah Islam bisa berjalan untuk segala aspek kehidupan. Aktivitas keislaman begitu luar biasa. Untuk di lingkup kampus, TGB menyebut, ilmu itu  spiritual. Sampai disampaikan Rasul, mereka yang keluar rumah menuntut ilmu disebut jihad sampai pulang kembali. Di lain hadist dikatakan, malaikat takzim dan hormat bagi penuntut ilmu. Menuntut ilmu menjadi sesuatu yang sakral.
“Takmir masjid ini bagian dari menjaga spiritualitas ilmu. Ini perjuangan tertinggi, belajar satu jam lebih hebat dari ibadah sunnah setahun,” urainya.
Sebelum hadir dalam pelantikan Takmir Masjid Nurul Huda, TGB menjadi khatib di masjid kebanggaan warga UNS ini. Diskusi  antara TGB dan Ketua Takmir Masjid Nurul Huda Profesor Ahmad Yunus membahas penguatan dakwah di lingkungan kampus. (WST/YN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.