Home Kegiatan Alumni OIAA Indonesia Terbitkan Surat Edaran Proses Pemberkasan dan Keberangkatan Camaba Al-Azhar

OIAA Indonesia Terbitkan Surat Edaran Proses Pemberkasan dan Keberangkatan Camaba Al-Azhar

247
0
SHARE
Ilustrasi

Wasathiyyah.com, Jakarta — Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia telah melakukan proses pemberkasan calon mahasiswa baru (Camaba) Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Selain melakukan pemberkasan, OIAA Indonesia juga tengah menunggu proses penerbitan visa di Kedutaan Besar (Kedubes) Mesir di Jakarta.

Berikut isi surat edaran yang diterbitkan OIAA cabang Indonesia yang diterima redaksi wasathiyyah.com, Selasa (3/12/2019):

E D A R A N
PROSES PEMBERKASAN & KEBERANGKATAN
CALON MAHASISWA UNIVERSITAS AL-AZHAR MESIR TAHUN 2019

Sehubungan dengan proses pemberkasan dan keberangkatan calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir Tahun 2019-2020 disampaikan informasi berikut:

1. Untuk melakukan proses pemberkasan dokumen calon mahasiswa Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Indonesia telah membentuk Lembaga Informasi dan Konsultasi Studi di Timur Tengah (LINKS). Dokumen calon mahasiswa/i yang berjumlah 1.180 orang telah diproses sesuai prosedur yang berlaku dengan tahapan sebagai berikut:

a. Penerimaan dan verifikasi berkas dimulai pada 2 s.d 25 Agustus 2019 sesuai edaran Kementerian Agama RI.

b. Penerjemahan dokumen, proses penerbitan surat keterangan muadalah oleh Kementerian Agama (syahadah muwahhadah) dan legalisir di Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Luar Negeri diselesaikan pada tanggal 4 Oktober 2019. Selanjutnya secara bertahap dokumen tersebut dikirimkan ke Kairo. Pendaftaran kuliah di Al-Azhar ditutup pada tanggal 1 Nopember 2019.

c. Paspor dan dokumen untuk penerbitan visa oleh Kedutaan Besar Mesir di Jakarta telah diajukan sejak awal Oktober 2019, tetapi proses baru dimulai setelah mendapat persetujuan State Security (muwâfaqah amn dawlah) Kementerian Dalam Negeri Mesir dan Kementerian Luar Negeri Mesir.

d. Atas bantuan OIAA Pusat, Al-Azhar di Kairo dan Kementerian Agama serta Kedubes Mesir di Jakarta persetujuan state security telah diperoleh pada awal Nopember. Lebih cepat dari tahun sebelumnya. Hingga saat ini proses penerbitan visa oleh Kedubes Mesir masih berlangsung.

2. Yang membedakan proses pemberkasan dan keberangkatan tahun ini dengan tahun sebelumnya antara lain:

a. Seleksi non beasiswa Mesir tahap pertama dilakukan pada 15 Juni 2019 dan tahap kedua pada 6 Juli 2019. Sebagai perbandingan, seleksi tahun 2018 dilakukan pada 12 Mei 2018 dan hanya satu tahap saja. Pengumuman hasil seleksi non beasiswa tahun 2018 dikeluarkan pada 30 Juni 2018, sementara pengumuman seleksi tahun 2019 dikeluarkan pada 18 Juli 2019. Sesuai pengumuman Kemenag, semula pemberkasan diserahkan kepada masing-masing camaba. Atas permintaan berbagai pihak, pada awal Agustus 2019 OIAA mengambil peran.

b. Mulai tahun ini, legalisir dokumen dilakukan di tanah air, sejak dari penerjemahan oleh penerjemah resmi bersumpah hingga legalisir Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Luar Negeri, bukan oleh Pejabat Konsuler di KBRI Kairo seperti tahun-tahun sebelumnya. Dokumen yang dilegalisir berjumlah 2.408 lembar, sehingga membutuhkan waktu lama.

3. OIAA Indonesia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, antara lain OIAA Pusat, Al-Azhar, Pemerintah Indonesia dan Mesir yang telah memberikan kemudahan dalam semua tahapan, termasuk penerbitan visa yang masih dalam proses di Kedubes Mesir hingga saat ini, dan berharap semua dapat selesai pada waktunya.

Demikian, semoga dapat menjadi maklum adanya.

Jakarta, 3 Desember 2019
OIAA Cabang Indonesia
Dr. Muchlis M Hanafi
Sekretaris Jenderal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.