Home Kegiatan Alumni ICATT Sukses Bangun Sekretariat, Ini Kuncinya!

ICATT Sukses Bangun Sekretariat, Ini Kuncinya!

366
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Gowa—Di saat orang lain melakukan at home, Ikatan Cendekiawan Alumni Timur Tengah (ICATT) justru membangun sekretariat senilai 500 juta dalam waktu 54 hari di Griya Samata Permai SP3 No. 15 Paccinongang Gowa Sulawesi Selatan. Luas bangunan 152 meter persegi (8 x 19 meter), di atas luas tanah 540 meter persegi (18 x 30 meter).

Pembelian tanah dan pembangunan sekretariat ICATT itu, tidak bisa dilepaskan dari sosok ketua ICATT, Dr. KH. Andi Aderus Banua, MA. Tahun 2017, beliau terpilih sebagai ketua ICATT dan berjanji kepada anggota akan membangun sekretariat.

“Empat tahun lalu, ketika saya terpilih jadi ketua ICATT, salah satu janji saya adalah mewujudkan sekretariat representatif untuk anggota,” Andi Aderus mulai bercerita kepada Kru Portal Wasathiyyah.

Tahun pertama kepemimpinannya, beliau banyak dibantu oleh anggota ICATT, terutama dari kalangan pemilik usaha travel. Misalnya sahabat beliau, Bunyamin Yafid, pemilik travel Annur al-Ma’arif langsung nenyewakan sekretariat 2 tahun, interiornya kemudian disumbang oleh Ahmad Yani pemilik Tazkiyyah Tour and Travel.

Selama dua tahun itu, Andi Aderus dibantu teman-temannya mencari lokasi yang layak. Mereka menemukan tanah yang dibangun sekarang dengan harga Rp. 373.000.000, atau Rp. 600.000/meter. Kemudian ICATT memberikan peluang kepada anggota untuk ikut berkontribusi. Ternyata banyak menyumbang, diantaranya Ustaz Anwar Madinah sebesar Rp. 30.000.000 dan Ustaz Faisal Surur Rp. 5.000.000. Sedangkan yang lainnya, ada yang Rp. 1.000.000, Rp. 100.000, bahkan ada Rp. 50.000.

“Donasi tidak kita tentukan jumlahnya, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” ujar Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu.

Setelah pembebasan tanah tersebut, bulan Maret 2020 pembangunan dimulai. Rencana pembangunan itu selama 5 bulan, namun Allah berkehendak lain, dalam waktu 45 hari, secretariat itu selesai dan siap untuk digunakan.

“Dua bulan lalu, dengan basmalah, pembangunan kami lakukan. Modal awal 40 juta. Saya perkirakan akan selesai dalam waktu 5 bulan, ternyata tukang kami sangat giat bekerja sehingga dalam jangka 45 hari sekretariat tersebut sudah siap,” ungkap Andi Aderus dengan penuh syukur.

Andi Aderus juga mengatakan bahwa secretariat itu, selain pusat informasi organisasi, juga sebagai rumah singgah bagi mencapai 500 anggota ICATT di daerah Indonesia Timur, sementara di Sulsel ada sekitar 200 orang.  Siapa saja yang berkunjung ke Makassar, baik yang dari daerah maupun yang dari luar pulau Sulawesi, bisa singgah di secretariat.

Bahkan, menurutnya, sekretariat itu juga akan menjadi tempat persinggahan adik-adik yang mau belajar ke Timur Tengah maupun kembali dari Timur tengah.

Dengan demikian, sekretariat sejak awal didesain seperti Guest House, ada kamar tidur untuk tamu, berukuran 8 x 5 meter dengan WC di dalamnya. Dapur di depan gaya Mesir. Ada 2 WC di luar, ruang pertemuan dan rapat, ruang tamu dan teras 3 x 8 meter untuk kongkow minum kopi.

Tahap selanjutnya akan ditambah 2 kamar ruangan kantor di sampingnya, sehingga masih tetap ada tanah kosong di depan 8 x 18 meter untuk tempat parkir kendaraan.

Di belakang sekretariat, ada 2.5 meter tanah kosong untuk bakar-baka ikan. Di sampingnya, ada sumur dengan air jernih.

Ketika Kru Portal Wasathiyyah menanyakan kunci sukses mewujudkan janjinya memiliki sekretriat tersebut, maka Andi Aderus menjawab bahwa kuncinya ada 5 yaitu: tekad, kejujuran, amanah, kebersamaan dan partisipasi anggota. Namun kalau mau dikerucutkan, kunci suksesnya Cuma satu: nekat.

“Kuncinya ada lima, tekad, kejujuran, amanah, kebersamaan dan partisipasi anggota. Tapi menurut saya, kita perlu nekad. Kalau tidak nekad, maka tidak jadi. Kalau hanya menunggu duit terkumpul susah jadi. Kunci berbuat dulu, maka pertolongan Allah akan hadir,” kata Andi Aderus sambil tertawa. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − thirteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.