Home Kegiatan Alumni KMI Al-Kautsar 561 Cineam Adakan Persiapan Bahasa Kuliah ke IUA Sudan

KMI Al-Kautsar 561 Cineam Adakan Persiapan Bahasa Kuliah ke IUA Sudan

714
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Tasikmalaya – Kuliyatul Madinah Islamiyyah (KMI) Al-Kautsar 561 hari ini (Senin, 3/2) di kampus KMI menggelar kegiatan Masa Pengenalan Kampus dan Program I’dad Lughah bagi calon peserta beasiswa UIA Khartoum Sudan.

Hasil seleksi test penerimaan mahasiswa baru program beasiswa S1 International University of Africa (IUA) Khourtum terjaring 35 peserta, namun 5 orang mengundurkan diri, sehingga yang mengikuti Program Persiapan Bahasa (I’dad Lughah) sebanyak 30 orang. Peserta dari berbagai pulau dan provinsi itu, terdiri dari 21 laki-laki dan 9 perempuan.

“Peserta memang kita batasi 30 orang. Waktu test, ada 5 orang waiting list. Nah, ketika ada yang lulus dan tidak mengambilnya, kita berikan kepada yang daftar tunggu. “ Ujar Mudir KMI Al-Kautsar 561, Rifqi Fauzi, Lc.

 

Dalam acara masa pengenalan ini, pihak KMI Al-Kautsar 516 memperkenalkan sejarah kampus Kuliyatul Madinah Islamiyyah dan Yayasan al-Kautsar 561.

Yayasan Al-Kautsar561 berdiri tahun 2011. Ini sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap kaum dhu’afa Indonesia. Banyak sekali anak-anak yang putus sekolah ataupun masih sekolah namun terancam putus, mereka dalam kondisi sangat kekurangan, tidak mampu beli buku, pakaian yang sudah lusuh, tidak mampu beli sepatu, tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik karena pagi tidak ada buat sarapan dan banyak hal lainnya yang membuat anak-anak dhu’afa Indonesia tidak berprestasi.

Mulai tahun 2015, Yayasan ini berkembang, dan lahirlah KMI yang Mahasantrinya berasal dari berbagai pelosok propinsi di Indonesia, diantaranya: Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, Garut, Bandung, Majalengka, Indramayu, Bekasi, Tanggerang, Purwakarta, Banten, Solo, Pemalang, Riau, Lampung, Bengkulu, Sambas (Kalimantan Barat), Landak (Kalimantan Barat), Mamuju (Sulawesi Barat).

Rifqi Fauzi memaparkan bahwa program idad lughah akan di laksanakan selama 4 bulan –mulai Pebruari hingga April 2020, Mei libur Ramadhan dan lanjut KBM bulan Juni 2020, keberangkatan ke Sudan antara bulan Agustus atau September 2020, dan dosen pengajar idad lughah di bimbing langsung oleh perwakilan UIA Khartoum Sudan untuk Indonesia.

“I’dad lughah 4 bulan. Dibimbing langsung sama perwakilan UIA Sudan. Dan berangkat ke Sudan, insya Allah bulan Agustus atau September tahun ini.” Kata alumnus Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Ketika sambutan, Rifqi Fauzi menegaskan bahwa tanpa niat ikhlas dan kesungguhan belajar, maka proses belajar di Sudan akan sulit. Namun sebaliknya, siapa yang ikhlas dan serius, maka semuanya akan mudah.

“Kepada kalian semua, mahasiswa calon peserta beasiswa UIA Khartoum Sudan diharapkan mengikuti program idad lughah ini dengan serius sehingga mempermudah dalam mengikuti ketika di Sudan, juga senantiasa meluruskan niat karena Allah swt, karena dengan niat yang baik akan juga berpengaruh terhadap adaptasi nanti ketika sampai di Sudan.” Pesan Rifqi Fauzi kepada para mahasiswa peserta I’dad Lughah. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + ten =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.