Home Catatan Masisir Nasehat Atdikbud KBRI Cairo Untuk Mahasiswa Baru

Nasehat Atdikbud KBRI Cairo Untuk Mahasiswa Baru

219
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Kairo — Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Cairo Dr. Usman Syihab menyampaikan beberapa nasehat kepada peserta Orientasi Mahasiswa Baru 2020 yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir pada hari ini Sabtu (1/2) di Auditorium Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Azhar Mesir, Hayyu Sadis, Nasr City Cairo.

Atdikbud mengucapkan selamat datang di Cairo dan di Universitas Al-Azhar. Menurutnya, para mahasiswa baru adalah orang-orang terpilih yang telah lulus seleksi untuk dapat melanjutkan studi di Al-Azhar. Untuk sampai ke negeri ini, katanya, tentu tidak mudah, selain karena perjuangan mereka juga tentu karena pengorbanan orang tua/keluarga.

“Adik-adik adalah harapan diri adik-adik sendiri, harapan orangtua/keluarga dan harapan umat. Untuk itu, mulai sekarang, kencangkan niat, buat rencana studi dan hidup tahun-tahun ke depan yang benar dan siap berkomitmen terhadap cita-cita.” Pesan Atdibud KBRI Cairo.

Dalam Sambutan buku uku Pedoman Ormaba PPMI, alumnus Universitas Al-Azhar jurusan Aqidah wal Falsafah itu menulis bahwa paling utama yang dicari di Al-Azhar dan di negeri ini antara lain adalah: pertama, Ilmu pengetahuan akademik. Hal ini mengharuskan untuk bersungguh-sungguh dalam belajar di bangku perkuliahan dan lulus yang dibuktikan dengan shahadah/ ijazah kelulusan;

Kedua, Akhlak dan karakter yang mulia. Melihat, mempelajari contoh-contoh yang baik, tauladan dan keshalihan, terutama dari para alim ulama dan masyayikh Al-Azhar, para guru dan dosen yg berakhlak mulia, dan dari sumber-sumber warisan para ulama Islam dan berusaha mempraktikkannya, dan;

Ketiga, Keterampilan dan ilmu pengetahuan penunjang; mengembangkan potensi diri dalam keterampilan dan ilmu pengetahuan penunjang seperti; seni budaya, bahasa asing (selain Bahasa Arab), tulis-menulis, pidato, berdiskusi, organisasi, pendalaman turas (warisan keilmuan klasik) dan kreatifitas lainnya.

Untuk dapat melaksanakan tugas mulia tersebut dan sebagai mahasiswa di negeri orang –masih dalam buku uku Pedoman Ormaba PPMI— menurut Dosen Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, para mahasiswa baru harus melaksanakan tiga komitmen berikut: pertama, Mentaati peraturan dan perundangan negara Mesir, peraturan negara Indonesia yang diwakili oleh KBRI, dan peraturan yang ada di lingkungan Al-Azhar; kedua, Selalu mengutamakan kewajiban- kewajiban asasi sebagai mahasiswa, dan ketiga, Menjaga nama baik diri sendiri, bangsa dan negara Indonesia.

“Mulai sekarang adik-adik memiliki kewajiban-kewajiban asasi sebagai mahasiswa, terutama kewajiban-kewajiban asasi dalam akademik.” Kata Atdikbud asal Paciran Lamongan Jatim itu.

Beliau memaparkan 4 kewajiban asasi dalam akademik tersebut:

  1. Menggunakan waktu dengan bijaksana, dengan perioritas untuk menyelesaikan studi di Al-Azhar. Semua aktivitas diharapkan lebih difokuskan untuk menunjang kesuksesan akademik, menyelesaikan kesulitan dalam belajar, dan juga mencari ilmu penunjang keunggulan bidang studi yg diambil di fakultas. Aktivitas-aktivitas lainnya yang non-akademik harus dilakukan dengan sebijaksana mungkin sehingga tidak mengganggu aktivitas akademik.
  2. Rajin menghadiri Kuliah, mendengarkan muhadarah, mendekati para guru dan dosen di fakultas (sohbatu ustadz). Al-Azhar sudah mewajibkan kehadiran mahasiswa di kuliah minimal 70%, mereka yg absen/ tidak masuk kuliah lebih 30% akan dilarang untuk mengikuti ujian.
  3. Belajar dan menuntut ilmu hanya dari dosen dan ulama, dan dari sumber-sumber ilmu yg diridai oleh dan yg sejalan dengan pemikiran Al-Azhar. Kegiatan Talaqi atau mengikuti pengajian kitab di luar fakultas, sebagai aktifitas akademik penunjang, harus dari seorang syaikh atau guru yg sejalan dengan ideologi Al-Azhar, dan di tempat yg disediakan oleh Al-Azhar, terutama di Masjid (jami)/ Ruwaq lingkungan Al-Azhar.
  4. Melakukan Laporan Pendidikan ke kantor loket Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI, Kantor Nesr City. Setiap tahun ajaran semua mahasiswa wajib melakukan laporan perkembangan studinya. Hal ini untuk memudahkan pendataan, dan memudahkan kantor Atdikbud dalam memberikan layanan administrasi akademik; menerbitkan surat keterangan studi, surat izin, surat rekomendasi beasiswa dll.

Di penghujung nasehatnya, beliau berpesan, “Saya berharap adik-adik semua sukses dalam menuntut ilmu di negeri para Nabi ini, dapat lulus tepat waktu dengan nilai yg terbaik, dapat kembali ke tanah air membawa misi Al-Azhar, pemahaman agama yang moderat, rahmatan kilalamin, dan juga mampu bersaing dengan lulusan-lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri lainnya, serta dapat berperan maksimal dalam membangun masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. Insya Allah.” (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one + 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.