Home TGB's Note Arahan TGB, Azhary Tetap Berkontribusi

Arahan TGB, Azhary Tetap Berkontribusi

271
0
SHARE

Wasathiyyah.com–Wabah Covid-19 membuat penduduk bumi berdiam diri di rumah masing-masing. Tak terkecuali, para alumni Al-Azhar Mesir. Selama hampir 2 bulan melakukan at home dan social distancing, membuat para Azhary saling merindukan. Inilah alasan diselenggarakan acara Silaturahim tadi malam (Rabu, 29/4) di Zoom Meeting.

Silaturahim virtual Azhary yang dimoderatori oleh Mohamad Maher Soleh itu, bukan hanya mengobati rasa rindu, melainkan juga sarana untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, informasi, ide, dan terutama untuk saling menguatkan antar sesama alumni Al-Azhar.

Dalam acara silaturahim tersebut, ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang (TGB), Dr. M. Zainul Majdi mengatakan bahwa melalui kemajuan bidang IT, para alumni Azhar dapat mendiskusikan banyak hal, terutama dalam membina umat.

“Alhamdulillah, malam ini, kita tidak hanya bertukar huruf-huruf sebagaimana di group WA, tapi bisa juga saling bertatap wajah,” kata TGB dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lebih lanjut, mantan Gubernur NTB dua periode itu, menegaskan bahwa Azhary memiliki kepentingan dan keperluan untuk membangun dan membantu sesama secara ril. Azhary harus tetap berkontribusi, baik dalam keadaan suka maupun duka. Bantuan itu tidak hanya berbentuk uang atau sembako, tetapi bisa juga dalam bentuk dakwah yang menenangkan masyarakat dan berdoa secara tulus agar wabah Covid-19 segera berlalu.

“Kita harus tetap berkontribusi, baik dalam keadaan senang maupun susah. Kita bisa membantu dengan harta kita. Dengan ilmu kita. Banyak tulisan-tulisan professor, doktor dan para ahli, yang merefleksikan kelas menengah ke atas. Nah, kita sebagai Azhary, perlu lebih banyak lagi, tulisan atau wejangan yang menyentuh masyarakat. Hal ini tidak terlambat. Kita lakukan secara bersama-sama,” ujar TGB.

TGB juga menyinggung tentang Hari Al-Azhar 1080 dan insya Allah akan dilakukan Webinar. Dalam pertemuan kedua memperingati Hari Al Azhar tersebut, TGB mengharapkan kepada Azhary untuk menggunakan pakaian bagian atas rapi dan memakai penutup kepala. Tidak pakai kaus. Bahkan lebih bagus lagi, memakai jubah Al-Azhar dan mendokumentasikannya secara baik dan dserahkan kepada serahkan ke Al-Azhar di Cairo.

“Kita sepakat Sabtu Malam ketemu lagi ya. Hari Al-Azhar ke 1080.
Pakaian bagian atas rapi ya. Pakai penutup kepala, tidak pakai kaus. Takriman.” Pesan TGB.

Terkait Hari Al Azhar pada Sabtu Malam (2/5) itu, sekretaris jenderal OIAA cabang Indonesia, Dr. Muchlis Hanafi, mengamini usulan TGB dan akan mempersiapkan semaksimal mungkin.

Muchlis menceritakan bahwa beliau telah berkomunikasi dengan OIAA Pusat di Mesir dan Grand Syeikh Al Azhar memberikan arahan kepada alumni Azhar untuk memanfaatkan IT dalam berdakwah, diantaranya melakukan Daurah Duat secara online. Ada dua negara diminta menyelenggarakan Daurah Duat Berbasis Digital/Pelatihan itu, dengan nara sumber dari Cairo diantaranya Mufti Mesir. Indonesia diminta sebagai angkatan percontohan. Harapannya 10 Mei 2020 sudah dimulai.

“Saya sudah berkomunikasi dengan rabithah pusat, agar di masa wabah Covid-19 ini, kita menggunakan IT sebagai sarana kita dakwah, insya Allah kita akan adakan Daurah Duat secara online,” kata Muchlis di hadapan puluhan participants Zoom Meeting. (WST/YNF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.