Home TGB's Note Hindari Perdebatan yang Tidak Perlu

Hindari Perdebatan yang Tidak Perlu

282
0
SHARE

TGB . Dr. HM. Zainul Majdi, MA pada Jum’at, 7 Desember 2018 kembali menjadi khatib dan mengisi kajian ba’da Jum’at di Masjid Raya Hubbul Wathan Islamic Center NTB Mataram. Dalam khutbahnya, TGB mengajak untuk menghindari melakukan perdebatan-perdebatan yang tidak perlu dan hanya membuang-buang waktu.

Sebagai pelajaran terkait dengan menghindari perdebatan yang tidak perlu itu, TGB mengutip ayat yang terdapat pada surat al Baqarah ayat 144:

“Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. [al-Baqarah/2:144]

Saat turun perintah dari Allah SWT untuk berpindah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah ini, jelas TGB, umat Islam meresponnya dengan penuh kesukacitaan dan menerimanya tanpa ada keraguan sedikitpun. Akan tetapi, ada juga kaum Yahudi yang tidak terima dengan perpindahan kiblat lalu kemudian mereka menebarkan provokasi di tengah-tengah masyarakat.

Hampir-hampir, kata TGB, umat Islam pada waktu itu terpengaruh oleh provokasi yang dilakukan oleh kaum Yahudi. Di tengah ketegangan umat Islam dan Yahudi ini, Allah SWT kemudian menurunkan ayat 177 dari Surat al Baqarah.

“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa,” [QS 2: 177]

Para ulama’ menyampaikan, al Baqarah ayat 177 ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa untuk tidak terseret pada perdebatan-perdebatan yang tidak ada manfaatnya.

“Berpindahnya kiblat itu bukan suatu hal yang penting untuk diperdebatkan. Yg terpenting adalah bagaimana kita bisa melaksanakan tuntunan-tuntunan dalam Islam itu dengan sebaik-baiknya dalam kehidupan kita,” papar TGB

Dalam Islam itu, lanjut TGB, ada amal-amal yang masuk dalam dimensi qolbiyah (menyangkut keyakinan kita terhadap rukun-rukun Iman dan rukun Islam), ada juga dimensi untuk mengorbankan harta untuk membantu perjuangan, ada dimensi badaniyah yang meminta kita untuk menggunakan raga kita dengan maksimal untuk melakukan kebaikan, dan ada dimensi yang menyangkut tentang komitmen kita sebagai masyarakat atau suatu bangsa.

“Beriman dan berislam itu tidak hanya dengan membanggakan bahwa kita adalah umat Nabi Muhammad SAW, kita punya kitab suci yaitu alqur’an saja tapi bagaimana kita mengamalkan ajaran-ajaran yang dibawa rasul SAW dalam keseharian kita,” jelas TGB

Untuk itu, lanjut Ketua Umum PBNW ini, kita harus pandai-pandai menginventarisir apa-apa yang perlu dan tidak perlu untuk kita lakukan dalam kehidupan kita.

“Jangan sampai amal-amal tidak baik dan tidak bermanfaat memenuhi hari-hari dalam kehidupan kita. Marilah kita pilih dan pilah mana hal-hal penting yang kita lakukan untuk mengisi sisa umur yang diberikan Allah kepada kita,” seru TGB.

TGB juga mengingatkan bahwa perbedaan-perbedaan yang terjadi di tengah hidup kita bermasyarakat dan berbangsa, kita letakkan itu semua sebagai bentuk kasih sayang dan bagian dari kelapangan yang dianugerahkan Allah kepada kita semua.

“Tidak sedikit umat Islam di dunia berharap pada indonesia untuk menjadi contoh umat yang hidup dalam kemajmukan namun bisa hidup harmonis,” seru TGB

————————————–

Ditulis oleh Muhammad Zulkarnaen
Fanpage FB: Zulbajang
Instagram: @zulbajang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.