Home Opini The Amazing of Ramadhan

The Amazing of Ramadhan

372
0
SHARE

Oleh : Mahir M Soleh *)

Para pembaca yang budiman, tak terasa kita sudah memasuki hari ke 14 di bulan Ramadhan 1439 H. Mudahan kita sekalian dapat memaksimalkan sisa-sisa hari terakhir di bulan Ramadhan tahun ini. Tentunya agar kita dapat merasakan The Amazing of Ramadhan.

Rasulullah Saw bersabda dalam haditsnya: “Telah datang kepadamu Bulan Ramadhan, bulan nan penuh berkah. Di bulan itu Allah akan menaungimu; menurunkan rahmat dan menghapus dosa-dosa, mengabulkan doa dan memperhatikan bagaimana kamu sekalian saling berlomba-lomba (dalam kebaikan) pada bulan itu. Allah pun membanggakan dirimu di hadapan para malaikat-Nya. Maka perlihatkanlah (wahai kaum Muslimin) segala kebaikan pada dirimu. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang kehilangan rahmat Allah.” (Diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani).

Selain ibadah puasa di bulan Ramadhan, terdapat ragam ibadah yang menjadikan bulan Ramadhan semakin bermakna, diantaranya adalah:

Memperbanyak sedekah
Rasulullah pernah ditanya: “Sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Seutama-utamanya sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan.” Nabi adalah orang yang gemar bersedekah. Kegemarannya bersedekah, menjadi semakin meningkat di bulan Ramadhan. Salah seorang sahabat telah berkata:”Sesungguhnya Rasulullah itu lebih pemurah, dibandingkan dengan angin yang berhembus. Dan terutama lagi di bulan Ramadhan.”

Shalat Malam Berjamaah
Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang shalat (malam) bersama imam hingga selesai shalatnya, akan dituliskan baginya (pahala) shalat semalam untuknya.” Hadits tersebut umumnya digunakan oleh para ulama untuk menetapkan disyari’atkannya shalat malam berjama’ah (tarawih) pada bulan Ramadhan. Namun hadits tersebut juga secara lebih khusus menyiratkan keutamaan shalat malam berjama’ah di bulan Ramadhan.

Memperbanyak Amalan Akhirat
Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, adalah ladang subur untuk menebarkan beragam amal shalih untuk dituai hasilnya di akhirat nanti. Dari mulai membaca al-Qur’an, memberi makan orang miskin atau memberinya makanan untuk berbuka puasa, berdoa, beristigfar, mempererat hubungan silaturrahmi dan lain-lain.

Menjalankan umrah
Setiap muslimin di belahan dunia manapun yang telah melaksanakan ibadah umrah atau haji, tentu akan melahirkan rasa rindu yang luar biasa untuk dapat kembali berziarah ke masjidil haram dan masjid nabawi. Di bulan Ramadhan inilah umrah yang dilakukan oleh seorang Muslim, ganjaran pahalanya sangat berbeda bila dilakukan di bulan Ramadhan. Sebagimana yang disampaikan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahihnya bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya ganjaran umrah di bulan Ramadhan, sama dengan ganjaran melaksanakan haji sekali atau bahkan haji bersamaku.”

I’tikaf
Para ulama menyepakati bahwa i’tikaf di bulan Ramadhan, khususnya sepuluh hari terakhir, adalah keutamaan besar sekaligus sunnah yang tak pernah ditinggalkan Nabi Saw seumur hidupnya hingga beliau wafat. Dari Abu Hurairah berkata: “Nabi dahulu beri’tikaf setiap bulan Ramadhan selama sepuluh hari. Namun pada tahun di mana beliau wafat, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari.”

Wallahu A’lam bish-showaab

*) CEO Wasatea Center for Islamic Studies and Education (WISE).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + seventeen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.