Home Hikmah Sisi Lain Musibah

Sisi Lain Musibah

242
0
SHARE
KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

Oleh : KH. Abdullah Gymnastiar

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maka Menguasai seluruh alam raya ini, melimpahkan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita termasuk orang-orang yang selamat. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Allah Swt. berfirman, “Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Ath Taghabun [64] : 11)

Saudaraku, setiap kita melihat ada sebuah musibah terjadi, atau mungkin musibah itu kita alami sendiri, maka biasanya hal yang pertamakali kita rasakan adalah kepedihannya atau kesedihan yang diakibatkannya. Akantetapi, orang yang beriman kepada Allah Swt. akan senantiasa menemukan sisi lain dari setiap musibah, seberat apapun musibah itu. Orang yang beriman senantiasa menyadari bahwa tiada satupun kejadian di alam semesta ini kecuali terjadi atas izin Allah Swt.

Namun, dengan terjadinya suatu musibah tentu bukan berarti Allah Swt. tidak adil kepada makhluk-Nya yang tertimpa musibah itu. Karena pasti mustahil Allah berbuat zhalim. Orang yang beriman selalu bisa menemukan bahwa hikmah yang terkandung di dalam suatu kejadian selalu jauh lebih besar dari kejadian itu sendiri.

Suatu ketika seorang sahabat bertanya, “Wahai Rosululloh, siapakah yang paling berat ujiannya?” Lalu Rasulullah Saw. bersabda, “Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. Seseorang akan diuji sesuai dengan kondisi agamanya. Apabila agamanya begitu kuat (kokoh), maka dia akan mendapat ujian begitu kuat. Apabila agamanya lemah, maka dia akan diuji sesuai dengan agamanya. Senantiasa seorang hamba akan mendapatkan cobaan hingga dia berjalan di bumi dalam keadaan bersih dari dosa.” (HR. Tirmidzi)

Jadi, semakin kita memperbaiki diri, membersihkan diri dari dosa, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. maka akan semakin berat ujian yang akan kita hadapi. Seperti bendera pada tiangnya, semakin tinggi maka semakin deras juga angin yang menerpanya. Namun, bukan berarti kita jadi gentar untuk meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah Swt. Karena semakin kita serius mendekat kepada Allah, semakin kita mampu melewati ujian-ujiannya, maka semakin naik kelas, semakin naik level, semakin naik derajat kita di hadapan Allah Swt. Maasyaa Allah!

Tidakkah kita ingin menjadi manusia yang memiliki derajat sangat tinggi di hadapan Allah Swt.? Oleh karena itu, tetaplah berpegang teguh kepada Allah Swt. manakala musibah datang menimpa kita. Karena di balik musibah itu ada hikmah, yaitu Allah memberi jalan kepada kita untuk semakin dekat kepada-Nya dan musibah yang terjadi menjadi jalan dihapuskannya dosa bagi orang yang beriman. Semoga kita tergolong orang-orang yang sabar dan semakin dekat dengan Allah Swt. Aamiin yaa Rabbal’aalamiin.[]

 

Sumber : www.smstauhiid.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.