Home Hikmah Sabar Kunci Kemenangan

Sabar Kunci Kemenangan

235
0
SHARE
Fahmi Salim MA.

Sabar Kunci Kemenangan

Oleh : Fahmi Salim

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Sahabatku yang dirahmati oleh Allah Swt., tahukah Anda bahwa mutiara yang sangat berharga itu bisa terbentuk ketika pasir yang sangat menyakitkan masuk ke dalam tubuh kerang. Begitu juga tembikar, dia mengeras dan terbentuk indah sekaligus kokoh ketika dipanaskan. Begitu pun dengan wangi kayu Gaharu akan semerbak pada saat ia dibakar.

Demikianlah gambaran tentang cobaan bagi kaum yang beriman kepada Allah Swt. Bagi kepongahan Persia, Allah Swt. sudah persiapkan sosok bernama Sa’ad bin Abi Waqqash ra. Di hadapan megahnya Romawi Allah Swt. munculkan Abu Ubaidah bin Al Jarrah. Sedang untuk keagungan Mesir, Allah siapkan sosok Amru bin Ash ra. Semuanya sudah diatur oleh Allah Swt.

Rustum yang gagah perkasa, Allah sandingkan dengan ketangkasan Rib’i bin Amir. Bagi semua ksatria tangguh bangsa Romawi, Allah hunuskan pedang seorang Khalid bin Walid. Setiap tipu daya yang dipersiapkan oleh mereka yang memusuhi Islam, Allah pasti memiliki tipudaya yang lebih dahsyat.

Allah Swt. berfirman, “Dan mereka orang-orang kafir membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya mereka. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.” (QS. Ali Imran [3] : 54)

Terhadap sombong dan kerasnya Fir’aun, Allah Swt. mengutus nabi Musa dan Harun as. untuk menyampaikan peringatan. Untuk kesombongan Namrudz, Allah utus nabi Ibrahim as. yang meruntuhkan kesombongannya. Untuk Uskup Sophronius yang bijak, Allah hadirkan Umar bin Khaththab ra. hingga ia sang uskup pun takluk. Bagi kekokohan Konstantinopel, Allah Swt. hadirkan di tengah-tengah umat ini sosok pemuda bernama Muhammad Al Fatih untuk membukanya.

Saudaraku, sudahkah kita pahami bahwa Allah Swt. selalu mengatur agar kebenaranlah yang menjadi pemenangnya. Bahwa Allah Swt. selalu akan memunculkan yang dikehendaki-Nya dari umat-Nya ini untuk melawan kezhaliman, keangkuhan dan keangkaramurkaan.

Yang perlu kita lakukan hanyalah mencintai Allah lebih dari segalanya. Mencintai ajaran-Nya lebih dari segalanya. Hingga Allah mencintai kita. Dan, bila sudah demikian maka keadaan pasti akan membaik dan kebangkitan pasti akan menanti. Karena itu sudah menjadi janji dari Allah Swt. sebagaimana firman-Nya, “(Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menginkari janji(-Nya).” (QS. Az Zumar [39] : 20)

Bisa jadi Allah beri kita ujian yang bertubi-tubi. Sebagaimana Allah telah menunjukkannya kepada kita, pada kisah orang-orang sebelum kita yang sudah kita ketahui. Kisah Ashabul Kahfi, kisah Ashhabul Ukhdud, hingga umat Rasulullah Saw. yang diuji kesabarannya. 13 tahun menderita di kota Mekkah dalam dakwah bersama Rasulullah Saw. Kemudian, Allah berikan kemenangan seperti dalam firman-Nya, “Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.” (QS. Al Fath [48] : 1).

Allah akan memberikan kemenangan kepada kita, asalkan kita sabar. Tetap istiqamah beriman kepada Allah dan beramal shalih. Tetap terikat kepada aturan Allah, tetap bersatu dalam akidah, tetap menguatkan barisan ukhuwah, dan tetap memegang kebenaran apapun resikonya. Jika demikian, insyaa Allah kemenangan dari Allah pantas untuk kita jemput. Yakinlah, bersabarlah, jadikan sabar sebagai pedoman menjemput kemenangan dan kesuksesan dalam hidup kita. Wallaahua’lambishawab.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.