Home Hikmah Bagaimana Meraih Lailatul Qadar?

Bagaimana Meraih Lailatul Qadar?

278
0
SHARE
Ust. Abdul Somad Lc, MA.

Oleh : Abdul Somad

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Salah satu yang membuat bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling istimewa di antara duabelas bulan adalah karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar. Tentang Lailatul Qadar ini Allah Swt. berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar (97) : 1-5)

Saudaraku, betapa besar sekali kebaikan yang akan kita dapatkan jika mampu meraih Lailatul Qadar. Amal shalih kita akan bernilai lebih besar daripada amal shalih kita selama seribu bulan lebih! Sungguh inilah malam yang penuh dengan keberkahan.

Lantas, bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan Lailatul Qadar?

Pada siang harinya hendaklah kita menunaikan shaum dengan sungguh-sungguh shaum. Jangan sampai hanya menahan lapar dan haus saja, melainkan juga tahan mata kita dari melihat hal-hal yang haram. Tahan lisan kita dari berkata-kata hal-hal yang kotor, dari ghibah, dari dusta dan dari ucapan yang tiada berguna. Tahan panca indera kita dari urusan yang tidak Allah ridhai.

Namun, jangan juga karena kita ingin memastikan mata kita terpelihara dari melihat yang haram maka kita memperbanyak tidur seharian. Meski tidurnya orang yang shaum bernilai ibadah, namun akan lebih baik lagi jika mata kita digunakan untuk tadarus Al Quran, atau digunakan untuk kerja-kerja produktif yang diniatkan ibadah lillaahita’ala.

Untuk mendapatkan Lailatul Qadar hendaknya kita mempersiapkan diri pada siang hari dengan shiyam dan malam harinya kita manfaatkan dengan qiyaam. Apa itu qiyam? Artinya, tegak. Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang menegakkan (malam-malam) bulan Ramadhan dengan keimanan dan mencari keridhaan Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (QS. Bukhari dan Muslim)

Setelah berbuka shaum dan selesai shalat Maghrib, kita persiapkan diri untuk shalat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan Tarawih. Selesai Tarawih yang dilengkapi dengan tausiyah, sediakan waktu dahulu untuk membaca Al Quran. Tekadkan diri kita ini untuk khatam Al Quran di bulan Ramadhan. Syukur kalau mampu khatam lebih dari satu kali. Selesai membaca Al Quran, istirahat tidur. Usahakan menghindarkan diri dulu dari nonton televisi apalagi sampai larut. Kenapa? Karena nanti di sepertiga malam terakhir kita berniat untuk bangun sebelum sahur dan menunaikan tahajud.

Pulang dari Tarawih dan tadarus Al Quran di masjid ke rumah jam 9 atau 10 malam, langsung istirahat. Jam 3 dini hari bangun, tegakkan diri kita untuk menghadap Allah Swt. melalui shalat tahajud. Allah Swt. berfirman, “Dan, pada sebagian malam bertajahudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Allah mengangkat derajatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra [17] : 79)

Bagaimana jika sulit bangun untuk tahajud atau belum terbiasa bangun untuk tahajud? Mintalah kepada suami atau istri untuk membangunkan. Atau, niatkan untuk saling membangunkan. Karena, Rasulullah Saw. bersabda, “Semoga Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun di waktu malam lalu shalat dan ia pun membangunkan istrinya lalu sang istri juga shalat. Bila istri tidak mau bangun, ia percikkan air ke wajahnya. Semoga Allah juga merahmati seorang perempuan yang bangun di waktu malam lalu ia shalat dan ia pun membangunkan suaminya. Bila suami enggan untuk bangun, ia pun memercikkan air ke wajahnya.” (HR. An Nasa’i)

Tegakkan shalat tahajud, dua rakaat-dua rakaat. Yang sudah menunaikan witir saat Tarawih maka tidak perlu witir lagi ketika tahajud. Selesai tahajud, panjatkanlah doa kepada Allah Swt. Bertaubat, istighfar memohon ampunan kepada Allah Swt. Kemudian, panjatkan doa-doa kita kepada Allah Swt.

Jika ini kita lakukan dengan penuh keikhlasan, dan kita ikhtiar melakukan ini di sepanjang bulan Ramadhan, maka Insyaa Allah kita akan mendapatkan Lailatul Qadar. InsyaaAllah.[]

*Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=RteDKJxaLJc  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − fifteen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.