Home Berita Internasional Imam Besar Masjid Al Aqsa Ditangkap Israel

Imam Besar Masjid Al Aqsa Ditangkap Israel

279
0
SHARE
Syaikh Ekrima Sabri ditangkap petugas intelijen Israel, pada Jumat (29/05) (Gambar : thenewarab)

Wasathiyyah.com, Yerusalem – Syaikh Ekrima Sabri, imam besar masjid Al Aqsa dan mantan mufti Yerusalem ditangkap pasukan intelijen Israel di kediamannya di Al Suwwannah, Yerusalem Timur pada Jumat sore (29/5).

“Petugas dari intelijen Israel tiba-tiba mendatangi rumah syaikh dan memberitahu bahwa dia ditahan,” ungkap Amar Sabri, putra Syaikh Sabri, seperti dilansir Yeni Sefak, Sabtu (30/05).

Menurut keluarga, Syaikh Sabri dibawa petugas intelijen itu ke kantor polisi di Al Qashla, wilayah barat Yerusalem. Sebelumnya, kepolisian Israel melarang Syaikh Sabri mengunjungi masjid Al Aqsa selama empat bulan.

Setelah dikonfirmasi, IMEMC News mengungkap bahwa larangan itu muncul setelah Syaikh Sabri menunaikan shalat Jumat di masjid Al Aqsa bersama jamaahnya, sedangkan pada waktu tersebut Israel tengah memberlakukan larangan bagi muslim mengunjungi masjid tersebut.

Israel sebenarnya tidak memiliki wewenang yurisdiksi dan operasi atas masjid Al Aqsa. Namun, pada kenyataannya Israel kerap menerapkan aturan secara sepihak atas masjid tersebut.

Syaikh Sabri menegaskan bahwa sikap Israel itu merupakan upaya untuk menekannya agar tidak dapat menyampaikan ceramah keagamaan.

“Ini adalah tindakan pembalasan yang bertujuan menekan ceramah. Otoritas Israel tidak ingin membiarkan siapa pun berbicara di depan umum tentang tindakan mereka dalam Al Aqsa yang diberkati, karena mereka berusaha untuk mengambil alih Al Aqsa,” ujar Sabri pada saat itu. (WST/RS/republika/thenewarab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.