Home Berita Internasional Emir Kuwait Sheikh Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Emir Kuwait Sheikh Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

68
0
SHARE
Sheikh Sabah lahir pada 16 Juni 1929. (Gambar : Anadolu)

Wasathiyyah.com, Riyadh – Emir Kuwait, Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah, meninggal dunia pada Selasa (29/9) di usia 91 tahun. Sheikh Sabah memimpin Kuwait sejak tahun 2006.

“Amiri Diwan menyampaikan berita duka cita dan rasa belasungkawa mendalam kepada seluruh rakyat Kuwait, negara-negara Arab dan muslim, serta negara-negara sahabat di seluruh dunia,” kata Menteri Pengadilan Kerajaan, Sheikh Ali Jarrah Al Sabah lewat siaran TV pemerintah.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Sheikh Sabah sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada bulan Juli dan menjalani operasi. Sebelum kemudian menjalani perawatan di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat. Dia diketahui mengalami penurunan kesehatan sejak Agustus 2019.

Sheikh Sabah menjabat sebagai menteri luar negeri Kuwait sejak tahun 1963 selama empat dekade lamanya setelah memegang sejumlah jabatan penting lainnya di pemerintahan. Dia kemudian menjadi perdana menteri pada 2003.

Pada 1990, Sheikh Sabah memegang peran penting dalam membawa Kuwait keluar dari tekanan akibat invasi Irak dan dari sejumlah krisis.

Sheikh Sabah adalah seorang pemimpin yang sangat dihormati dan berpengaruh karena kepiawaiannya dalam kepemimpinan, diplomasi dan menjaga stabilitas kawasan.

Kuwait mengumumkan masa berkabung selama 40 hari. Putera mahkota Kuwait, Sheikh Nawaf Al Ahmad Al Sabah akan dilantik sebagai Amir baru Kuwait pada Rabu (30/9).

Ucapan bela sungkawa datang dari Raja Arab Saudi Salman dan putera mahkota Mohammed bin Salman.

Sekjen PBB Antonio Guterres juga menyampaikan ucapan bela sungkawa. “Sheikh Sabah adalah simbol kebijaksanaan dan kemurahan hati yang luar biasa. Beliau adalah pembawa pesan perdamaian,” kata Guterres.

Presiden AS Donald Trump menganugerahkan US Legion of Merit, gelar panglima tertinggi, kepada Sheikh Sabah. Ini merupakan penghargaan yang baru kali ini diberikan sejak 1991.

Grand Syaikh Al Azhar, Ahmad Al Thayyeb menyampaikan ucapan bela sungkawa. Grand Syaikh menyampaikan bahwa Sheikh Sabah merupakan sosok yang bijaksana dan senantiasa mengedepankan dialog pada setiap krisis untuk mencapai perdamaian.

Grand Syaikh juga menyampaikan bahwa Sheikh Sabah sebagai sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap negara-negara Arab dan Islam. Kematiannya merupakan kehilangan yang besar. (WST/RS/arabnews/alarabiya)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seven + two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.