Home Berita Timur Tengah Serangan Kelelawar di Beberapa Provinsi Mesir

Serangan Kelelawar di Beberapa Provinsi Mesir

139
0
SHARE
Ilustrasi (Foto:Annandale)

Wasathiyyah.com, Kairo – Para gubernur di Qalyubiya, Minya dan Sohag melaporkan serangan kelelawar di tengah pemukiman penduduk di wilayah mereka. Otoritas lokal telah bergerak untuk mengatasi hal ini.

Fenomena serangan kelelawar ini terjadi satu minggu setelah peristiwa pertama kali terjadi di desa Al Hazaneyah, Shibbin Qanatir, Kegubernuran Al Qalyubia (delta Mesir). Serangan kelelawar buah liar menyerang pemukiman penduduk. Hal ini menambah kepanikan di tengah merebaknya wabah Covid 19.

Jumat lalu (24/04), penduduk di Al Hazaneyah mendapati sekelompok kelelawar di sebuah bangunan yang masih proses pembangunan. Mereka memanggil polisi dan pejabat desa. Sementara penduduk lainnya membakar batu bara untuk membasmi kelelawar itu dengan asap tebal.

“Bangunan itu milik seorang pria yang sudah meninggal dan sedang proses dijual oleh ahli warisnya. Mereka membakar batu bara untuk membunuh kelelawar-kelelawar itu,” ungkap seorang penduduk, Sayyed Gad kepada Al Hekaya di saluran MBC. “Sebagian kelelawar mati, tapi sebagian lagi kabur,” Tambahnya.

Kelompok kelelawar itu berpindah ke bangunan kosong berupa puing kosong yang beberapa bagiannya sudah rubuh akibat hujan deras pada Maret lalu.

Pembasmian kelelawar itu terus dilakukan. “Hanya 100 kelelawar yang terbunuh, sedangkan sebagian besar yang lolos sulit dikendalikan karena tidak ada jendela dan pintu yang bisa ditutup,” kata Osama el-Desouky, kepala Shibin Qanatir.

Ali Younis, kepala Departemen Entomologi di Fakultas Sains Universitas Kairo, mengatakan bahwa alasan di balik penyebaran kelelawar adalah bahwa “kelelawar adalah binatang liar yang hidup jauh dari manusia, jadi mereka lebih suka tinggal di kebun yang ditinggalkan, gua, dan rumah-rumah kosong. Mereka juga terlihat besar jumlahnya saat cuaca panas.” (WST/RS/egypttoday)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.