Home Berita Internasional Ramai Kontroversi tentang Rokok Elektrik, Ini Jawaban Grand Mufti Mesir

Ramai Kontroversi tentang Rokok Elektrik, Ini Jawaban Grand Mufti Mesir

199
0
SHARE
Prof. Dr. Shawqi Ibrahim Abdel-Karim Allam sebagai narasumber pada simposium di Universitas Mesir untuk Sains dan Teknologi.

Wasathiyyah.com, Kairo – Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Shawqi Ibrahim Abdel Karim Allam mendapatkan sebuah pertanyaan mengenai hukum rokok elektrik dari seorang mahasiswa Universitas Mesir untuk Sains dan Teknologi. Sebelumnya, rokok elektrik juga sudah menjadi kontroversi di banyak negara, bahkan Amerika, India dan puluhan negara lainnya sudah melarangnya karena resiko yang dikandungnya terhadap kesehatan manusia.

“Kami pernah mengikuti pengkajian ilmu yang mengenai hukum bolehnya rokok. Tapi, kali ini kami bisa sampaikan bahwa rokok itu dilarang, karena bahaya yang dikandung rokok pada masa kini (rokok elektrik) belum diketahui di masa lalu.” demikian jawabnya saat mendapat pertanyaan ketika ia menjadi narasumber acara simposium di Universitas Mesir.

Grand Mufti Mesir ini menambahkan, “Sesungguhnya Islam melarang segala sesuatu yang membahayakan keselamatan hidup manusia. Dan, karena ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa merokok dan rokok elektronik itu mengandung bahaya yang sangat beresiko bagi kesehatan manusia, maka sudah sewajarnya jika kita mengharamkan hal yang membahayakan keselamatan manusia.”

Dialog ini terjadi saat sesi tanya jawab pada acara simposium yang diselenggarakan oleh Universitas Mesir untuk Sains dan Teknologi yang mengangkat tema “Peran Lembaga Keagamaan dalam Mendidik Kaum Millenial tentang Sisi Bahaya Teknologi”. Prof. Dr. Shawqi Ibrahim Abdel Karim Allam hadir sebagai narasumber bersama Ketua Dewan Pembina Universitas Khalid Ath Thauqi, Penasehat Media Dewan Pembina Mohammad Fauda, dan rektor Universitas Dr. Mohammad Azazi.

Pada kesempatan tersebut Grand Mufti mendapatkan banyak sekali pertanyaan dari para mahasiswa dan mahasiswi yang antusias mengikuti acara tersebut. Pertanyaan mereka berkisar di seputar isu pernikahan dini, pernikahan sirri dan pernikahan adat. Kemudian juga pertanyaan tentang ikhtilat antar lawan jenis yang terjadi di banyak universitas, tentang hukum hijab, hukum menjamak shalat, merokok dan rokok elektrik yang saat ini sedang digandrungi oleh kawula muda. (WST/RS/gomhuriaonline)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.