Home Berita Internasional Hanya Seminggu Tiba di Kairo, 35 Peserta PUSIBA Langsung Terdaftar di Universitas...

Hanya Seminggu Tiba di Kairo, 35 Peserta PUSIBA Langsung Terdaftar di Universitas Al Azhar

436
0
SHARE
Logo PUSIBA

Wasathiyyah.com, Kairo – Sebanyak 35 orang kloter pertama dari 240 orang peserta PUSIBA angkatan 1 telah berangkat ke Kairo pada 17 Desember 2019.

Selama satu pekan sejak tiba di Kairo, panitia yang dibentuk oleh OIAA segera menyelesaikan prosedur yang diperlukan sehingga ke-35 orang mahasiswa/i peserta PUSIBA pun langsung terdaftar sebagai mahasiswa/i Universitas Al Azhar yang dibuktikan dengan diperolehnya kartu mahasiswa.

Proses pemberkasan baik untuk kuliah di Al Azhar maupun untuk keberangkatan sudah dilakukan sejak mereka menjalani masa pendidikan di PUSIBA. Harapannya setelah selesainya masa pembekalan kelas bahasa dan pemberkasan selesai, mereka bisa segera berangkat menuju Kairo.

Alhamdulillah, 35 orang dari total angkatan pertama sebanyak 240 orang yang berangkat pada kloter pertama kini telah resmi tercatat sebagai mahasiswa/i Universitas Al Azhar.

Sejak 26 Juli 2019, PUSIBA sudah menyelenggarakan kelas bahasa bagi calon mahasiswa yang pada tahdid mustawa 13 Juli 2019 lulus di level 3 (Mutawassith Awwal) ke atas. Calon mahasiswa belajar secara intensif untuk menuntaskan kemahiran bahasa Arab yang diperlukan agar dapat mengikuti perkuliahan dengan baik. Untuk memudahkan proses belajar, peserta tinggal di dalam asrama. Proses itu pun selesai pada 23 November 2019.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayai PUSIBA sebagai jalan menuju Al-Azhar Kairo. PUSIBA akan mengantar putra-putri Indonesia yang ingin kuliah di salah satu universitas Islam tertua di dunia itu”, ujar Dr. Muhammad Arifin, direktur PUSIBA.

Sekilas tentang PUSIBA, di Kairo, Mesir, ada lembaga bernama Markaz Asy-Syaikh Zayed li Ta‘lîm al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghayr an-Nâthiqîna Bihâ. Lembaga ini adalah tempat ribuan calon mahasiswa Al-Azhar dari seluruh dunia mengikuti seleksi kemampuan (tahdîd mustawâ, placement test) bahasa Arab untuk selanjutnya mengikuti kelas persiapan bahasa Arab sebelum kuliah. Calon mahasiswa tidak bisa langsung masuk kuliah sebelum memiliki keterangan lulus bahasa Arab (biasa disebut “ifâdah”) dari lembaga itu.

Di Jakarta, lembaga itu bernama Markaz Al-Azhar li Ta‘lîm al-Lughah al-‘Arabiyyah li Ghayr an-Nâthiqîna Bihâ Far‘ Indûnîsia atau Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA). PUSIBA didirikan oleh Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, cabang organisasi alumni Al-Azhar pertama di luar Mesir.

PUSIBA juga merupakan cabang pertama lembaga bahasa Arab Al-Azhar itu di luar Mesir. PUSIBA diresmikan bersama oleh Deputy Grand Shaikh Al-Azhar Dr. Saleh Abbas dan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin pada 29 Juli 2019. (WST/RS/MA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.