Home Berita Timur Tengah Produk Makanan Halal Indonesia Dominasi Pasar Mesir

Produk Makanan Halal Indonesia Dominasi Pasar Mesir

180
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Cairo–Guna meningkatkan akses pasar produk makanan dan minuman halal Indonesia ke pasar Mesir, dan dalam rangka pelaksanaan kegiatan Halal Industries Summit 2020 bertemakan “Promoting Halal Industries for Global Prosperity” yang akan dilaksanakan pada 28 Oktober – 2 November 2020 di Indonesia, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Cairo, M. Aji Surya didampingi Atase Perdagangan, Irman Adi Purwanto Moefthi beserta staf melakukan kunjungan kerja pada 21-22 Januari 2020, ke Pelabuhan Port Sokhna, Provinsi Suez untuk melihat secara dekat dan langsung bongkar muat kontainer pelabuhan produk-produk makanan dan minuman Indonesia yang diimpor Mesir.

Pada tahun 2018, impor Mesir terhadap produk halal Indonesia mencapai USD 799,24 juta dan pada periode Januari – September 2019 mencapai USD 505,43 juta. Produk halal Indonesia tersebut mendominasi 64,94% dari nilai total ekspor Indonesia ke Mesir sebesar USD 1,169 miliar pada 2018, dimana diantaranya yang berpeluang besar adalah produk minyak sawit dan turunannya, biji kopi, kelapa, produk makanan olahan, minyak nabati, coklat bubuk,  rempah-rempah dan komoditas pangan lainnya.

“Indonesia memiliki peluang kuat untuk memasarkan produk makanan dan minuman halal di Mesir, ini karena Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Selain itu, produk Indonesia sudah tersertifikasi halal, diakui dan sesuai standardisasi otoritas Badan Pengawasan Ekspor Impor Mesir,” ungkap Aji Surya, KUAI KBRI Cairo.

Aji Surya menambahkan, “Dengan demikian, ini menjadi peluang besar bagi para pelaku industri makanan-minuman dan produk-produk halal lainnya dari Indonesia untuk melakukan penetrasi pasar ke Mesir.”

Sejak awal KBRI Cairo telah melakukan langkah-langkah pendahuluan guna menjajaki promosi dan peningkatan produk halal food Indonesia ke Mesir, diantaranya dengan menindaklanjuti penandatanganan nota kesepahaman (MOU) antara PT Rodamas Inti Internasional dengan Egyptian Saudi Co Mesir yang telah dilakukan pada pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) Oktober 2019 lalu senilai USD 5 juta dolar.

“KBRI Cairo melakukan peninjauan ke Pelabuhan Port Sokhna dalam rangka melihat secara dekat bongkar muat produk-produk halal Indonesia, diantaranya pengiriman perdana produk Sasa yang diproduksi PT Sasa Inti, salah satu anak perusahaan PT Rodamas Inti Internasional sejumlah 3 (tiga) kontainer 40 feet dengan nilai USD 100 ribu. Pengiriman kontainer ini akan terus berlanjut secara bertahap pada bulan bulan berikutnya.”, terang Irman Adi Purwanto Moefthi, Atase Perdagangan KBRI Cairo.

KBRI Cairo juga akan melakukan pendampingan promosi terhadap distribusi produk Sasa ke berbagai distributor lokal baik pasar Asia maupun jaringan-jaringan ritel lokal setempat seperti Lulu Hypermarket, Carrefour, Supermarket Fathallah, Supermarket Zahran di Alexandria, dan lain sebagainya.

Perwakilan PT Sasa Inti bersama-sama KBRI Cairo akan melakukan sosialisasi penggunaan produk Sasa di Mesir, diantaranya dengan menggulirkan beberapa kegiatan promosi pemakaian produk Sasa di warung-warung makan Indonesia, dan warung makan Asia yang ada di Mesir dan ide kreatif untuk membentuk gerobak dorong ayam goreng krispi dengan menggunakan bumbu tepung ayam Sasa.

Perusahaan Mesir Egyptian Saudi Co telah memasarkan produk halal Indonesia diantaranya produk biskuit, kopi, permen dan makanan ringan lainnya yang kesemuanya mempromosikan produk halal Indonesia dan telah terdaftar secara resmi di Kementerian Perdagangan Mesir sejak pemberlakukan aturan registrasi perusahaan dan produk makanan tahun 2016.

Selain itu, produk makanan halal lainnya yang telah membumi di kalangan warga Mesir adalah produk mie instan Indomie yang telah masuk sejak tahun 1999 dan mendirikan pabrik pada tahun 2009 di Badr City, dimana hingga kini produk mie instan Indonesia telah menyebar hingga ke pelosok pedesaan Mesir.

Terdapat pula produk-produk perawatan dan kecantikan yang memiliki peluang besar untuk dipasarkan di Mesir. Produk kosmetika Wardah misalnya telah masuk ke Mesir melalui tangan-tangan mahasiswa dan mahasiswi Indonesia yang memperkenalkan produk dimaksud ke kolega warga Asia dan juga warga setempat.

“Peran mahasiswa, mahasiswi, dan diaspora Indonesia di Mesir sangat membantu penyebaran dan perluasan produk-produk halal, baik produk makanan dan minuman, maupun produk  kecantikan dan perawatan tubuh atau kesehatan lainnya”, tambah Irman. (WST/YNF/SAD)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.