Home Berita Timur Tengah Investor Mesir Tanamkan Modal untuk Pabrik Kopi di Lampung

Investor Mesir Tanamkan Modal untuk Pabrik Kopi di Lampung

213
0
SHARE
Kepala Perwakilan RI/KUAI KBRI Cairo M. Aji Surya, Atase Perdagangan Imran Adi Purwanto, Pelaksana Fungsi Ekonomi John Admiral, dan staf KBRI Cairo Syamsu Alam dalam peresmian pabrik kopi Golden Coffee Beans Lampung secara virtual.

Wasathiyyah.com, Kairo – Dalam rangkaian Pameran Dagang Trade Expo Indonesia- Virtual Exhibition (TEI-VE) ke-35 Tahun 2020 yang berlangsung pada 10 s.d 16 November 2020 Dirjen PEN Kemendag RI, DR. Kasan Muhri, Kepala Perwakilan RI/KUAI KBRI Cairo, M. Aji Surya, Atase Perdagangan, Pelaksana Fungsi Ekonomi dan Dr Hassan Sayed Haggag, investor asal Mesir dan Pak Teddy Suryana, entrepreneur kopi Lampung menghadiri peresmian pabrik kopi Golden Coffee Beans Lampung secara virtual.

Tepat pukul 13.15 WIB atau pukul 08.15 waktu Cairo, para hadirin baik di KBRI Cairo, di Kantor Kemendag RI Jakarta maupun di Pabrik Pengolahan Kopi di Lampung secara serentak meneriakan yel-yel “Aku Bangga Buatan Indonesia” sebagai simbol telah diresmikannya pabrik kopi Golden Coffee Beans di Bandar Lampung.

Dr. Kasan Muhri, Dirjen PEN Kemendag RI menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada KBRI Cairo dan juga investor Mesir, Dr. Hassan Sayed Haggag yang telah bersedia menanamkan modal kapitalnya di tanah Lampung, Sumatera dalam rangka membangun kerjasama perdagangan Indonesia-Mesir.

“Kami bangga, pelaku usaha Mesir yang semula sebagai importir dapat menggandeng UMKM di Lampung untuk menjadi mitra strategis dalam bisnis kopi, hal ini tidak lain sebagai upaya mempertahankan posisi Indonesia sebagai market leader kopi Indonesia di pasar Mesir,” ungkap Dirjen Kasan.

Kepala Perwakilan RI/KUAI, M. Aji Surya mengharapkan dengan peresmian pabrik kopi “Joint Venture” antara pelaku usaha Mesir dan wirausahawan UMKM Lampung akan dapat bersinergi dan memberi sumbangan besar pada ekspor nasional khususnya produk kopi.

Sementara itu, Dr Hassan Sayed Haggag selaku investor menyatakan, pendirian pabrik kopi Golden Coffee ini merupakan upaya joint venture dalam rangka meningkatkan ekspor kopi Indonesia ke Mesir dan sebagai bentuk Corporate Social Responsibility dalam membantu petani kopi Indonesia agar produknya dapat bernilai tambah dan dapat bersaing di Luar Negeri khususnya Mesir.

Adapun Teddy Suryana menerangkan, pihaknya dan UMKM yang ada di Bandar Lampung menyambut baik kerjasama joint venture yang telah diresmikan ini dan mengharapkan usaha ekspor kopi Indonesia ke Mesir dapat semakin meningkat.

 “Dengan bisnis kopi ini, merupakan langkah besar membantu pembinaan petani, meningkatkan taraf hidup mereka, dan disisi lain dapat meningkatkan produktifitas kopi yang berkualitas,” ungkap Teddy yang sudah 25 tahun bergelut di dunia kopi.

Di akhir acara peresmian pabrik kopi secara virtual ini, Atdag KBRI Cairo, Irman Adi Purwanto Moefthi mengajak pelaku usaha Mesir lainnya untuk berbisnis dan berinvestasi di Indonesia sesuai bidang produk yang digeluti.

“Kemendag dan KBRI Cairo akan berupaya membantu dan mendorong para pelaku usaha Mesir untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan UMKM Indonesia sehingga dapat go internasional,” ungkap Atdag Irman. (WST/RS/SAD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eighteen − four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.