Home Berita Timur Tengah Arab Saudi Ingin Tempuh Jalan Damai Dengan Qatar

Arab Saudi Ingin Tempuh Jalan Damai Dengan Qatar

146
0
SHARE
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisan bin Farhan Al Saud. (gambar:minewsID)

Wasathiyyah.com, Riyadh – Arab Saudi melalui Menteri Luar Negerinya, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menyampaikan keinginannya untuk menjalin perdamaian dengan negara tetangganya di Teluk, Qatar.┬áHal ini diungkapkan oleh Menlu Faisal di sela-sela KTT G20, Sabtu (21/11) kemarin.

“Kami masih bersedia untuk menjalin hubungan dengan saudara-saudara di Qatar dan kami berharap mereka juga punya komitmen yang sama, tapi kami perlu mengatasi masalah keamanan yang sah dari empat negara dan saya pikir ada jalan menuju itu,” kata Pangeran Faisal pada Sabtu (21/11), seperti dikutip laman Aljazeera.

Ketegangan antara Arab Saudi dan sekutunya dengan Qatar berlupa pada Juni 2017. Ketika itu Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir menuding Qatar telah aktif mendukung kegiatan terorisme dan ekstrimisme di kawasan. Doha menyanggah tudingan ini dengan tegas.

Kendati demikian, Arab Saudi dan sekutunya kompak memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Keempat negara itu juga memboikot dan memblokade semua akses ke Doha dan mengajukan 12 tuntutan.

Beberapa tuntutan itu adalah meminta Qatar memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan menutup media Aljazeera. Qatar juga diminta segera menutup pangkalan militer Turki di wilayahnya.

Namun, Qatar menolak semua tuntutan itu dan menyebutnya sebagai tuntutan tak masuk akal. Akibatnya, Qatar menjadi terkucil di kawasan sampai sekarang.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan bahwa tidak ada pemenang dalam krisis Teluk ini. Ia berharap perselisihan bisa diakhiri kapan saja.

Tapi Yousef al Otaiba, duta besar UEA untuk AS, mengatakan kepada media Israel bahwa dia tidak yakin resolusi akan segera terjadi. “Saya tidak berpikir ini akan diselesaikan dalam waktu dekat hanya karena saya pikir tidak ada introspeksi,” katanya. (WST/RS/republika)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + seven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.