Home Berita Timur Tengah Kabar Gembira, Jemaah Luar Arab Saudi Bisa Umrah Mulai 1 November

Kabar Gembira, Jemaah Luar Arab Saudi Bisa Umrah Mulai 1 November

61
0
SHARE
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan bahwa faktor kesehatan menjadi syarat utama haji tahun ini. (Gambar : Reuters)

Wasathiyyah.com, Jeddah — Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan dimulainya kembali umrah secara bertahap dan kunjungan ke ‘Dua Masjid Suci’ dengan jumlah jemaah yang terbatas, mulai dari 4 Oktober 2020 mendatang.

Demikian dilaporkan kantor berita Arab Saudi, Saudi Press Agency, Selasa (22/9/2020) yang mengutip sumber di Kementerian Dalam Negeri seperti dilansir Saudi Gazette.

Sumber kementerian mengatakan, pihak kerajaan memberikan izin pembukaan kembali pelaksanaan umrah dengan protokol kesehatan setelah mempertimbangkan perkembangan virus corona di negara tersebut dan aspirasi umat Islam di dalam maupun luar negeri.

Tahap pertama, warga negara dan ekspatriat dari dalam Kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah dengan kapasitas 30 persen mulai 4 Oktober yang berarti 6.000 jemaah per hari dengan mengikuti tindakan pencegahan kesehatan dari pihak Masjidil Haram.

Tahap kedua, warga dan pihak Kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah, mengunjungi raudah di Masjid Nabawi di Madinah, dan salat di Dua Masjid Suci, mulai 18 Oktober, dengan batas kapasitas 75 persen yang setara dari hampir 15.000 jamaah per hari dan 40.000 jemaah per hari mengikuti langkah-langkah protokol kesehatan di dalam Masjidil Haram, serta 75 persen dari kapasitas sejalan dengan langkah-langkah pencegahan kesehatan untuk Rawdah di Masjid Nabawi.

Tahap ketiga, jemaah dari luar negeri akan diizinkan melakukan umrah mulai 1 November dengan kapasitas maksimal 20.000 jemaah sampai 60.000 jemaah per hari dan akan berlanjut hingga resmi berakhirnya pandemi virus Corona. Kedatangan jemaah umroh dan pengunjung dari luar akan dilakukan secara bertahap dari negara-negara yang bebas dari risiko kesehatan terkait pandemi virus corona.

Fase keempat, otoritas berwenang akan membuka kembali semuanya secara normal, umrah, ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dan kunjungan-kunjungan jika pandemi telah hilang 100 persen.

Sementara itu, masuknya jemaah dan pengunjung diatur melalui aplikasi (Etamarna) yang akan diluncurkan Kementerian Haji dan Umrah, dengan tujuan menerapkan standar dan pengawasan kesehatan yang disetujui Kementerian Kesehatan dan otoritas yang kompeten.

Sumber kementerian tersebut meminta para peziarah, jemaah, dan pengunjung untuk mematuhi tindakan pencegahan dan menerapkan instruksi dan persyaratan kesehatan, termasuk memakai masker wajah, menjaga jarak aman, dan menghindari kontak fisik.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa tahapan yang diumumkan dalam pernyataan ini akan terus dievaluasi, sesuai dengan perkembangan pandemi. (WST/YN/saudigazette.com.sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.