Home Berita Internasional Al Azhar dan Gereja Mesir Kirim 27 Ton Bantuan ke Lebanon

Al Azhar dan Gereja Mesir Kirim 27 Ton Bantuan ke Lebanon

252
0
SHARE
Perwakilan Al Azhar dan Gereja Mesir saat tiba di Bandara Internasional Beirut dalam pengiriman bantuan kemanusiaan. (Gambar : egypttoday)

Wasathiyyah.com, Kairo – Dua pesawat Mesir yang mengangkut 27 ton bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan dan peralatan medis tiba di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, pada Sabtu (22/08).

Dua pesawat bantuan ini disediakan oleh institusi Al Azhar Al Syarif dan Gereja Mesir. Turut membantu juga sebanyak 11 organisasi kemasyarakatan Mesir lainnya.

Ini adalah pesawat kesebelas dan keduabelas yang membawa bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar yang dikirim Mesir untuk membantu rakyat Lebanon yang terdampak ledakan Beirut pada Selasa (04/08) lalu.

Duta besar Mesir di Beirut, Yasser Elwi, Konsul Jenderal Mesir di Lebanon, Ahmed Imam, dan Konsul Wael El Sisi menyambut kedatangan dua pesawat tersebut di bandara.

Dua hari sebelumnya, bandara internasional Rafic Hariri juga kedatangan sebuah pesawat militer yang mengangkut 38 ton bantuan bahan makanan, termasuk 5 ton diantaranya dari Mesir. Ini dianggap sebagai pesawat bantuan kesepuluh yang dikirim Mesir untuk membantu korban ledakan Beirut.

Armada udara Mesir akan terus mengirimkan bantuan ke Lebanon hingga tanggal 26 Agustus 2020. Mesir juga menyatakan siap berkontribusi dalam proses rekonstruksi pelabuhan utama Lebanon di mana 250.000 rumah mengalami kerusakan akibat ledakan.

Pada 17 Agustus lalu pemerintah Lebanon menerima pesawat ketujuh dan kedelapan yang mengangkut bantuan untuk rakyat Lebanon. Semua pengiriman bantuan melalui angkutan udara ini berada langsung di bawah instruksi Presiden Mesir, Abdel Fa

tah El Sisi.

Sebelumnya, presiden El Sisi memerintahkan jajarannya untuk membangun akses udara antara Kairo dan Beirut guna mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan untuk rakyat Beirut.

El Sisi juga menekankan pentingnya pengiriman staf medis untuk membantu penanganan korban di Beirut mengingat ledakan itu mengakibatkan korban luka sekitar 6.000 orang. Pusat Perawatan Kesehatan Universitas Arab Beirut (BAUHC) menampung staf kesehatan Mesir yaitu 21 orang dokter spesialis senior yang berasal dari berbagai universitas bergengsi Mesir.

Bersamaan dengan pengiriman 21 orang dokter spesialis tersebut, Mesir juga mengirimkan staf-staf medis lengkap dengan perlengkapan medis dan peralatan bedah.

Pada pengiriman bantuan tahap pertama, Mesir mengirimkan empat pesawat yang membawa bahan makanan terutama tepung terigu untuk membantu toko-toko penyedia roti yang kehilangan stok tepung terigu mereka akibat ledakan itu. (WST/RS/egypttoday)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.