Home Berita Internasional Mesir Luncurkan Kompetisi Membaca Nasional untuk Pelajar, Mahasiswa dan Para Guru

Mesir Luncurkan Kompetisi Membaca Nasional untuk Pelajar, Mahasiswa dan Para Guru

265
0
SHARE
Gedung Kementerian Pendidikan Mesir.

Wasathiyyah.com, Kairo – Dalam rangka meningkatkan minat dan daya baca anak-anak dan remaja, Departemen Pendidikan Mesir meluncurkan kompetisi membaca dalam Program Membaca Nasional (National Reading Program / NRP). Kompetisi ini ditujukan untuk para siswa dan guru di sekolah-sekolah Mesir.

Program ini merupakan bagian dari visi Mesir 2030 dan bekerjasama dengan Uni Emirat Arab. Program ini bertujuan meningkatkan budaya membaca di kalangan generasi muda Mesir dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.

Pada “Konferensi Tingkat Tinggi tentang Percepatan Belajar di Timur Tengah dan Afrika” di Kairo minggu lalu, Menteri Pendidikan Tarek Shawki mengumumkan bahwa kompetisi tahunan akan dibuka pertengahan Februari.

Dia menambahkan bahwa Kementerian Pendidikan mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Kementerian Keuangan guna menawarkan insentif keuangan baru kepada para guru dan mengadopsi metode baru untuk menilai kinerja mereka.

Kompetisi tahunan NRP memiliki empat kategori berdasarkan jenjang peserta, dari jenjang sekolah, kampus/universitas hingga jenjang guru atau dosen. Kementerian terkait mengalokasikan LE 5 juta untuk para juara di masing-masing kategori.

Katagori pertama untuk sekolah dasar, menengah, dan atas, termasuk di dalamnya Ma’had Al Azhar. Kategori kedua untuk kalangan mahasiswa. Kategori ketiga untuk para guru. Dan kategori keempat untuk organisasi-organisasi sosial.

Pengumuman pemenang akan disampaikan pada Juni 2020.

Kompetisi membaca ini mendapatkan respon yang baik dari civitas akademik Mesir. Koran Ad Dustur dan Al Wathan memberitakan sekolah dasar Al-Wafaa di Hurghada, Laut Merah, adalah sekolah pertama yang mengumumkan partisipasinya sejak kompetisi ini secara resmi dibuka pekan lalu.

Universitas Al Azhar juga menyampaikan keikutsertaannya pada kategori tiga.

Mesir memang sejak lama menggenjot budaya gemar membaca di tengah masyarakatnya. Banyak inisiatif dilakukan seperti kampanye Reading for All yang pernah digencarkan oleh Suzan Mobarak, istri mantan presiden Hosni Mobarak. Reading for All digalakan untuk menekan angka buta huruf khususnya di kalangan anak-anak.

Mesir juga menyelenggarakan pameran buku internasional setiap tahunnya sejak 1969 di Cairo. Bahkan gelaran Cairo International Book Fair termasuk pameran buku terbesar di dunia dan menjadi magnet bagi para pecinta buku dari berbagai negara.

Meski berbagai upaya sudah dilakukan, Kementerian Pendidikan Mesir pada November 2019 menyampaikan bahwa minat baca anak-anak dan remaja masih belum mengalami kenaikan berarti sehingga pemerintah terus melakukan kampanye cinta membaca untuk warganya. (WST/RS/egypttoday)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 + eleven =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.