Home Berita Internasional Israel Bombardir Gaza Saat Kunjungan Delegasi Perdamaian Mesir

Israel Bombardir Gaza Saat Kunjungan Delegasi Perdamaian Mesir

187
0
SHARE
Api dan asap membumbung tinggi saat Israel melakukan serangan udara di kota Khan Yuniz, Jalur Gaza, 16 Agustus 2020. (Gambar : AFP)

Wasathiyyah.com, Gaza City – Pesawat-pewasat Israel menjatuhkan bom di beberapa titik di kota Gaza yang dikuasai Hamas pada Selasa pagi (18/8). Israel mengklaim bahwa serangan itu sebagai balasan atas serangan balon api yang diterbangkan Hamas melintasi perbatasan ke wilayahnya.

Ironisnya, serangan pesawat Israel ini terjadi ketika delegasi Mesir berkunjung di Gaza untuk meredakan eskalasi yang sedang meninggi beberapa hari terakhir.

“Jet tempur menyerang infrastuktur bawah tanah milik organisasi teror Hamas. Serangan ini sebagai balasan atas serangan balon api,” kata pernyataan militer Israel.

Sumber Hamas mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan delegasi Mesir pada Senin (17/08) sebelum delegasi itu melakukan pertemuan dengan Israel dan otoritas Palestina di Tepi Barat. Delegasi Mesir direncanakan akan kembali ke Gaza setelah pertemuan itu.

Israel dan Hamas telah berperang sebanyak tiga kali sejak 2008. Meskipun tahun lalu kedua belah pihak sepakat melakukan genjatan senjata yang disponsori oleh Mesir, Qatar dan PBB, namun kenyataannya eskalasi di antara kedunya mengalami pasang surut. Bentrokan sporadis beberapa kali terjadi.

Buntut dari serangan balon api, Israel memblokade akses nelayan Palestina sehingga tak bisa menangkap ikan di lepas pantai Gaza. Israel juga menutup jalur perlintasan di perbatasan Kerem Shalom. Gaza juga diliputi gelap gulitas setelah Israel memblokade pengiriman bahan bakar pembangit listrik satu-satunya di Gaza.

Juru bicara pembangkit listrik Gaza, Mohammed Thabet, mengumumkan penghentian operasional pembangkit pada hari Selasa (18/08) setelah bahan bakar habis.

Warga Gaza saat ini hanya dapat mendapatkan pasokan listrik empat jam sehari dari jaringan listrik yang bersumber dari Israel. Jika ingin menambah pasokan listrik maka warga Gaza harus menggunakan panel surya atau generator yang masih membutuhkan bahan bakar.

Sumber Hamas mengatakan tidak ada korban dalam serangan udara Israel terbaru. “Israel melanjutkan agresinya lewat serangan udara pada tengah malam,” kata sumber tersebut.

Hamas juga mengatakan bahwa serangan udara ini merupakan tanggapan negatif terhadap upaya Mesir meredakan eskalasi di perbatasan.

Sumber keamanan di Gaza mengatakan bahwa serangan udara itu telah menghancurkan pos pengintai milik Hamas di Rafah sebelah selatan dan di Beit Lahia sebelah utara.

Ketegangan antara Hamas dan Israel memanas dalam seminggu terakhir. Israel mengatakan ketegangan ini dipicu serangan balon terbang yang dilengkap dengan peledak atau pembakar yang kemudian jatuh di wilayah pemukiman Israel di kota Sderot. Tidak ada korban akibat serangan balon api ini selain beberapa kerusakan, kata polisi setempat. (WST/RS/arabnews)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.