Home Berita Timur Tengah Arti Rumah Menurut Anak-Anak Pengungsi Suriah

Arti Rumah Menurut Anak-Anak Pengungsi Suriah

108
0
SHARE
Rawwan Al Aziz, anak pengungsi Suriah, berpose di dalam tendanya di kamp Atmeh. Foto diambil tanggal 19 Juni 2020. (Gambar : Reuters)

Wasathiyyah.com, Atmeh Camp (Suriah) – 20 Juni, kemarin, diperingati sebagai Hari Pengungsi Sedunia. Fotografer Reuters, Khalil Ashawi mengunjungi kamp pengungsi Atmeh yang berada di perbatasan Turki – Suriah di mana ribuan orang bertahan di sana sejak 2011, dan kebanyakan adalah anak-anak.

Sembilan tahun sejak perang memporak-porandakan Suriah dan membuat separuh warga Suriah kehilangan tempat tinggal. Mereka terpaksa mencari suaka ke negara lain, dan sebagian terkatung-katung di kamp pengungsian. Banyak mengungsi saat mereka masih bayi. Sebagiannya bahkan tidak mengenal bentuk dinding dan pintu rumah.

“Anak-anak ini tidak tahu arti rumah. Beberapa dari mereka tidak tahu atau lupa bahwa rumah memiliki dinding dan pintu,” kata Khalil.

Khalil menggambarkan bahwa setiap anak yang lahir di tahun yang berbeda dalam masa sembilan tahun peperangan itu memiliki cara pandang yang unik dalam menceritakan kisah hidupnya.

Kepada anak-anak yang sudah cukup besar, Khalik bertanya tentang apa itu rumah.

Rawwan Al Aziz, enam tahun, dengan pakaian bermotif, menceritakan bahwa ia masih bisa mengingat bentuk rumahnya. “Rumahku dibangun dengan cara yang kuno,” cerita Rawwan yang rumahnya dahulu terletak di Idlib Selatan.

“Rumah buatku adalah tempat di mana keluarga berada dan teman-teman biasa mengunjungiku. Aku membawa mainanku ke sini. Tapi di sini tidak bagus,” katanya.

“Tenda ini bukan rumah, karena bisa terbakar dan mungkin terbang terbawa angin,” pungkasnya. (WST/RS/reuters)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.