Home Berita Internasional Presiden Majelis Umum PBB Memuji Peran Al Azhar dalam Menyebarkan Perdamaian dan...

Presiden Majelis Umum PBB Memuji Peran Al Azhar dalam Menyebarkan Perdamaian dan Melawan Terorisme

307
0
SHARE
Presiden Majelis Umum PBB, Maria Fernanda mengunjungi Pusat Observatorium Al Azhar, Cairo.

Wasathiyyah.com, Cairo – Presiden Majelis Umum PBB, Maria Fernanda, mengunjungi Mashyikhah Al Azhar. Turut dalam delegasi ini Richard Dicktus, Koordinator Residen PBB di Kairo, Kawabina Osei Dankwa, Chef de Cabinet untuk Presiden UN GA dan sejumlah penasihat PBB. Kunjungan ini dilakukan pada Selasa, 02 Juli 2019.

Pada kunjungannya, Maria Fernanda bertemu dengan Yang Mulia Sheikh Saleh ‘Abbas, Wakil Al Azhar Al-Sharif, yang menekankan bahwa Al Azhar melakukan peran penting dalam membangun perdamaian internasional dan melawan terorisme. Al Azhar juga di bawah pimpinan Yang Mulia Prof. Ahmed Al Tayyeb, Imam Besar Al Azhar, melakukan perjalanan ke berbagai negara di dunia, mengirim delegasi perdamaian yang mengunjungi 15 negara di seluruh dunia, utusan (cendekiawan) Al Azhar untuk berbagai sudut dunia, dan membangun wacana keagamaan dan pernyataan media Al Azhar yang mempromosikan nilai-nilai toleransi, dialog, dan koeksistensi damai di antara orang-orang.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Majelis Umum PBB menegaskan bahwa Al Azhar memainkan peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi, perdamaian, kewarganegaraan, memperbaiki kesalahpahaman, dan melawan pemikiran ekstremis, dengan demikian ia memuji Observatorium Al Azhar dalam perannya memerangi ekstremisme yang luar biasa. Observatorium Al Azhar terus berupaya melawan ekstremisme dan terorisme dan  menyangkal kesalahpahaman ekstremis yang tersebar di Internet. Maria Fernanda juga memuji publikasi Observatory.

Presiden Majelis Umum PBB, Maria Fernanda, terlibat dalam diskusi dengan para peneliti Observatorium mengenai kelompok-kelompok ekstremis dan bertanya tentang metodologi kerja yang diadopsi Observatorium dalam melawan terorisme dan publikasi serta buku terbaru yang diproduksi oleh Observatorim.

Presiden Majelis Umum PBB juga mengunjungi Pusat Al Azhar untuk E-Fatwa untuk mengetahui cara kerjanya, fatwa yang paling penting dan sifat pertanyaan yang biasanya ditanyakan orang. Dia juga tertarik untuk berbicara dengan para peneliti wanita di Bagian “Fatwa Wanita” tentang peran mereka di dalam Lembaga Al Azhar, sifat pekerjaan mereka, jenis pertanyaan yang sering mereka terima, jumlah pertanyaan yang mereka terima per hari dan sarana komunikasi antara Pusat dan publik. (WST/RS/azhar.eg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.