Home Berita Timur Tengah Kepala Ma’had Al Azhar Raih Penghargaan pada Hari Antikorupsi Internasional

Kepala Ma’had Al Azhar Raih Penghargaan pada Hari Antikorupsi Internasional

96
0
SHARE
Kepala Ma'had Al Azhar, Syaikh Shalih Abbas, menerima piagam penghargaan antikorupsi dari Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouli. (foto:azhargraduates)

Wasathiyyah.com, Kairo –  Perdana Menteri Republik Arab Mesir, Mostafa Madbouly memberikan penghargaan anti-korupsi kepada Kepala Ma’had Al Azhar, Syaikh Shalih Abbas. Penghargaan ini diberikan pada gelaran Hari Antikorupsi Internasional sebagai apresiasi negara kepada institusi yang berkomitmen menyelenggarakan administrasi bersih, transparan dan akuntabel.

Otoritas Kontrol Administratif di bawah perlindungan Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi menyelenggarakan peringatan Hari Antikorupsi Internasional. Dihadiri oeh Perdana Menteri Mesir, jajaran menteri, para duta besar negara sahabat, perwakilan organisasi Arab dan internasional, kepala lembaga penegak hukum.

Hassan Abdel Shafi, Kepala Otoritas Pengendalian Administrasi menegaskan bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan peringatan hari Antikorupsi tahun ini di bawah slogan “Bersatu Memerangi Korupsi” dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan masalah korupsi yang mengancam sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia juga menyampaikan bahwa Mesir adalah salah satu negara pertama yang bergabung dan menandatangani Dokumen Anti-Korupsi, dan bertekad menjadikan korupsi sebagai sesuat yang tidak lagi menjadi masalah negara. Korupsi adalah bahaya nyata bagi pembangunan masyarakat dan menjadi pemicu utama ketidakstabilan negara.

Menteri Abdel Shafi dalam pidatonya juga mengatakan bahwa jalan yang harus dilewati masih panjang karena pemberantasan korupsi bukanlah tujuan akhir melainkan sarana untuk mencapai kesejahteraan bagi masyarakat dan melindungi hak asasi manusia.

“Kinerja ekonomi Mesir telah mendapat apresiasi dari dunia, salah satunya dari IMF,” ungkap Abdel Shafi.

Ia menambahkan bahwa Mesir terbukti memiliki kemampuan menghadapi krisis.

“Kita sudah berada di jalur yang benar, dengan upaya dan kemauan politik yang tulus yakin pembangunan akan berjalan sesuai dengan harapan dengan pencapaian masa depan yang lebih baik. Semua diawali dengan keseriusan dalam pemberantasan korupsi,” ungkapnya.

Ia mengutip salah satu ayat dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 200 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.”  (WST/RS/azhargraduates)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.