Home Berita Internasional Bahas Terorisme, Delegasi Tingkat Tinggi Senegal Temui Perwakilan Al Azhar

Bahas Terorisme, Delegasi Tingkat Tinggi Senegal Temui Perwakilan Al Azhar

155
0
SHARE
Delegasi Republik Senegal temui perwakilan Al Azhar Al Syarif di Kairo, Senin (14/12). (foto:azhareg)

Wasathiyyah.com, Kairo – Prof. Mohamed Al Dowaini, perwakilan Al Azhar Al Syarif, menerima delegasi tingkat tinggi Republik Senegal, Senin (14/12), di Kairo. Kunjungan ini dimaksudkan membahas peluang kerjasama dalam hal memerangi gagasan dan gerakan ekstrimisme.

Delegasi Senegal ini berharap dapat mentransformasi ide-ide moderasi Al Azhar di negaranya.

Delegasi terdiri dari duta besar Republik Senegal untuk Mesir, Elie C. Bay, bersama Brigjen Saifullah Sol selaku Koordinator Penanggulangan Terorisme di Senegal, beserta rombongan. Juru bicara delegasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kiprah Al Azhar selama ini di kawasan Afrika, terutama dalam hal pendidikan dan membendung pemikiran ekstrim.

Delegasi menyampaikan keinginan untuk memperbesar kerjasama antara yayasan Al Azhar dengan negara Senegal, khususnya dalam menyebarkan moderasi beragama di wilayahnya. Termasuk juga mengadopsi pengalaman negara Mesir dalam menanggulangi gerakan-gerakan teror selama ini sehingga tercapai stabilitas keamanan di kawasan Afrika khususnya Senegal.

Mewakili Grand Syaikh, Dr. Al Dhawini menyampaikan salam dari grand syaikh Prof. Dr. Ahmed Al Thayeb, kepada delegasi Senegal. Ia menjelaskan bahwa Al Azhar semenjak didirikannya memiliki fokus yang cuku besar terhadap isu ekstrimisme. Oleh karenanya, Al Azhar memberikan perhatian lebih kepada pendidikan kaum muda dan membekali mereka dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat sehingga mampu menangkal dan tak mudah tertipu oleh pemikiran ekstrim.

Dr. Al Dhawini juga menyampaikan bahwa Al Azhar secara intensif berupaya melakukan upaya maksimal dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian. Sebagaimana yang dilakukan Grand Syaikh Al Azhar selama ini dalam menginisiasi dokumen Persaudaraan Kemanusiaan bersama Paus Vatikan, Paus Fransiskus.

Dokumen ini menegaskan kembali bahwa tidak ada hubungan antara aksi terorisme dengan agama tertentu. Grand Syaikh bersama Al Azhar juga aktif menghidupkan nilai-nilai kewarganegaraan dan hidup berdampingan di tengah pluralitas masyarakat. Serta terus mengkampanyekan penolakan terhadap aksi kekerasan dan sikap berlebihan. (WST/RS/azhareg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.