Home Berita Internasional Palestina Menutup Sementara Masjid dan Gereja untuk Antisipasi Corona

Palestina Menutup Sementara Masjid dan Gereja untuk Antisipasi Corona

146
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Gaza/Ramallah – Otoritas Palestina menutup sementara masjid-masjid dan gereja-gereja di Tepi Barat dari aktifitas peribadatan sejak Sabtu (14/03). Kebijakan ini diambil guna mengantisipasi penyebaran virus Corona baru atau Covid 19.

Demikian juga di Gaza, Hamas yang memegang kendali wilayah ini menyatakan bahwa perbatasan akan ditutup untuk sementara dari kegiatan perjalanan kecuali untuk kepentingan darurat kemanusiaan.

Kementerian Urusan Agama Palestina menghimbau warganya untuk melaksanakan shalat di rumah masing-masing sementara waktu.

“Mengingat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan untuk meminimalkan kontak antara orang-orang dan mengurangi pertemuan sebanyak mungkin, kami menghimbau kepada umat Muslim di Palestina untuk melaksanakan shalat di rumah,” kata pihak kementerian.

Di masjid Ramallah, seorang muadzin dalam adzannya menyampaikan seruan untuk shalat di rumah kepada umat muslim.

Pejabat kesehatan Palestina mengatakan bahwa terdapat 38 kasus Corona yang terkonfirmasi di Tepi Barat. Sementara kasus serupa tidak ditemukan di Gaza.

Pimpinan Hamas yang memegang kendali Gaza menyatakan bahwa pihaknya menutup perbatasan dengan Israel dan Mesir, tapi tidak termasuk perjalanan yang bersifat darurat dan kemanusiaan seperti perawatan medis yang memerlukan penanganan di luar Gaza.

Otoritas Gaza juga menutup sementara pertemuan-pertemuan kecuali yang dihadiri kurang dari 100 orang. Sekolah-sekolah diliburkan hingga Maret.

Penutupan gerbang perbatasan dengan penjagaan ketat juga dilakukan pihak Mesir dan Israel.

Adapun Masjid Al Aqsa, situs paling suci ketiga umat Islam, otoritas keagamaan di Yarusalem berupaya untuk tetap membukanya sehingga bisa dipergunakan untuk pelaksanaan shalat.

Dewan yang ditunjuk Yordania sebagai pengawas situs-situs Islam di kompleks suci Yarusalem telah berupaya untuk tetap membuka Masjid Al Aqsa untuk pelaksanaan shalat Jumat. Namun, dewan mengarahkan umat muslim untuk menunaikan shalat di halaman luar kompleks yang luasnya 35 hektar itu.

Dewan Wakaf meyakinkan umat muslim dalam sebuah pernyataan minggu ini bahwa seluruh bagian komplek masjid Al Aqsa, termasuk kubah emas, terus-menerus disterilisasi.

Seperti halnya Palestina, negara-negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya juga telah melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Mesir telah meliburkan sementara sekolah dan universitas selama dua pekan terhitung sejak 15 Maret. Negara-negara teluk seperti Arab Saudi dan Kuwait sudah mengambil langkah berani dengan menutup sementara seluruh jadwal penerbangan.

Sementara di Israel, sebanyak 164 kasus Corona sudah terkonfirmasi. Kegiatan pertemuan telah dibatas maksimum 100 orang. Beberapa otoritas keagamaan di Yarusalem seperti Patriarkat Latin Yerusalem, menerapkan kontrol terhadap kerumunan di tempat-tempat ibadah. (WST/RS/reuters)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.