Home Berita Internasional Hidupkan Dakwah Islam Moderat, Dubai Terbitkan 3 Kebijakan Keagamaan Baru

Hidupkan Dakwah Islam Moderat, Dubai Terbitkan 3 Kebijakan Keagamaan Baru

178
0
SHARE
Dubai (Foto : 24hseries)

Wasathiyyah.com, Dubai – Untuk mendukung dakwah Islam dan membangun suasana keagamaan, Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) mengeluarkan tiga keputusan administratif untuk mengatur prihal urusan Islam serta kegiatan keagamaan di Dubai.

Direktur Jenderal IACAD, Dr Hamad bin Sheikh Ahmed Al Shaibani menjelaskan bahwa tiga kebijakan itu pertama terkait pencetakan dan pengedaran salinan Al Quran dan publikasi keagamaan lainnya.

Kedua, regulasi penggalangan dana untuk kegiatan amal. Dan ketiga, prosedur perizinan untuk mengadakan kegiatan atau even keagamaan.

IACAD menerangkan bahwa terbitnya tiga kebijakan baru ini seiring dengan keinginan IACAD meningkatkan kegiatan amal dan suasana keagamaan di Dubai. Oleh karenanya, segala perizinan terkait ketiga hal itu bisa selesai dalam satu hari saja, sedangkan sebelumnya bisa memakan waktu hingga 15 hari kerja.

Kebijakan baru ini termasuk didalamnya pelarangan mencetak dan mengedarkan Al Quran tanpa izin.

Direktur Eksekutif Urusan Islam, Ali Al Marzouqi, mengatakan bahwa IACAD ingin memastikan setiap salinan Al Quran yang beredar di masjid-masjid dan di tengah masyarakat Dubai sudah terstandar dan terjamin kualitasnya.

Tiga kebijakan baru ini, terang Ali Al Mazouqi, merupakan komitmen Dubai dalam mempromosikan nilai-nilai moderat, dengan mencerminkan posisi kemanusian di Dubai dan memastikan komitmen terhadap peraturan syariah.

Berdasarkan data Departemen Riset di Dubai, Al Marzouqi mengatakan selama tiga tahun terakhir ada lebih lima juta halaman materi keagamaan yang ditulis atau diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dimana dari 3.900 buku pada 2019 terdapat sebanyak 210 buku dilarang karena adanya pelanggaran.

Al Marzouqi juga menambahkan IACAD menyetujui lebih dari 900 kegiatan keagamaan tahun lalu. Selain itu ada lebih dari 5.600 acara keagamaan termasuk kuliah, kelas, dan seminar yang disetujui.

Sementara itu Direktur IACAD bidang Amal, Ahmed Al Muhairi, mengatakan bahwa IACAD mendukung kampanye dan penggalangan dana dan kegiatan amal yang berkelanjutan di Dubai. Penerbitan putusan administratif itu menyediakan mekanisme yang jelas untuk mengatur penggalangan dana di Dubai.

“Putusan tersebut mendorong kepatuhan terhadap peraturan hukum untuk penggalangan dana dan meningkatkan kepercayaan terhadap pengawasan kampanye donasi IACAD,” katanya. (WST/RS/republika)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.