Home Berita Internasional Santri Indonesia Kelilingi Afrika Sendirian dengan Sepeda, Ini Misi yang Dibawanya

Santri Indonesia Kelilingi Afrika Sendirian dengan Sepeda, Ini Misi yang Dibawanya

192
0
SHARE
Hakam Mabruri, pesepeda Indonesia berpose bersama KBRI Kairo sebelum pelepasan mengelilingi Afrika.

Wasathiyyah.com, Kairo – Suasana cuaca siang yang cerah namun berhawa sejuk di KBRI Cairo menandai pelepasan pesepeda asal Indonesia, Hakam Mabruri, untuk memulai perjalanannya menjelajahi  benua Afrika dengan bersepeda mulai dari Cairo, Mesir, hingga Cape Town, Afrika Selatan.

KBRI Cairo secara resmi telah melepas Hakam Mabruri di halaman Kedubes RI di Cairo tanggal 13 Januari 2020. Wakil Kepala Perwakilan RI, M. Aji Surya, mewakili Dubes RI Cairo, bersama seluruh staff KBRI dan unsur masyarakat RI turut hadir pada acara pelepasan tersebut. Menurut rencana, perjalanan dengan sepeda tersebut akan melintasi 14 negara di Afrika yaitu Mesir, Sudan, Etiophia, Kenya, Uganda, Rwanda, Tanzania, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Botswana, Namibia, dan berakhir di Afrika Selatan.

Perjalanan bersepeda melintasi Benua Afrika tersebut mengambil tema The Glorious Santri Journey in Africa atau perjalanan mulia seorang santri Indonesia untuk menjelajah benua Afrika demi misi perdamaian. Perjalanan yang diperkirakan memakan waktu 1 (satu) tahun akan ditempuh Hakam Mabruri seorang diri.

“Saya ingin mengenalkan kepada negara-negara yang saya jelajahi bahwa Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim adalah negara dengan bangsa yang ramah dan penuh toleransi,” demikian jelas Hakam mengenai tujuan perjalanannya. “Selain itu, saya sebagai seorang santri juga ingin menyampaikan pesan Islam yang damai dan menunjukkan bahwa pesantren dapat mencetak lulusan dengan pemikiran maju,” tambahnya.

Selanjutnya Wakil Perwakilan RI mengharapkan agar perjalanan bersepeda tersebut dapat meningkatkan promosi mengenai Indonesia. “Saya apresiasi kegiatan ini karena punya misi mulia antara lain memberitakan kepada publik di sana bahwa praktek umum Islam di Indonesia itu bisa menjadi panutan dunia, ini sangat baik, ini misi diplomatik,” sambut M Aji Surya, Kuasa Usaha ad-interim KBRI Kairo. “Saya berpesan, jaga kesehatan, semangat dan keamanan diri, rute yang akan dijalani ini lebih dari sekedar Rally Dakar, selalulah komunikasi dengan KBRI negara yang dilewati agar mendapatkan perhatian dan bantuan,” ujar M. Aji Surya.

Seluruh peserta acara pelepasan yang hadir juga turut mendoakan perjalanan bersepeda dapat berjalan lancar dan sukses. Pelepasan ditandai dengan melambaikan bendera merah putih sebagai tanda start oleh Wakil Kepala Perwakilan RI. Pada kesempatan tersebut, KBRI Cairo juga turut memberikan bantuan dan mengenakan jaket Wonderful Indonesia serta produk-produk Indonesia sebagai bahan promosi kepada Hakam Mabruri.

KBRI Kairo melepas Hakam Mabruri untuk ekspedisi sepeda mengelilingi Afrika.

Sebagai informasi, Hakam Mabruri telah tiba di Cairo sejak bulan Desember 2019. Namun demikian, karena kendala kesehatan, maka rencana perjalanan melintasi Afrika tersebut ditunda hingga bulan Januari 2020, menunggu kondisi kesehatan Hakam Mabruri pulih kembali. Perjalanan tersebut juga merupakan lanjutan dari perjalanan bersepeda yang telah sukses dilakukan sebelumnya oleh Hakam Mabruri dan istrinya dari Indonesia ke Cairo, Mesir, dan Arab Saudi pada tahun 2017-2018.

Perjalanan ini juga dimaksudkan untuk menggalang dana rencana pembelian 100 incubator yang dicanangkan Hakam Mabruri untuk disumbangkan di rumah sakit daerah Malang dan sekitarnya. Perjalanan melintasi Mesir hingga ke perbatasan Sudan diperkirakan menempuh waktu sepuluh hari dan akan dimulai pagi hari tanggal 14 Januari 2020. Total jarak yang akan tempuh dari Mesir ke Afrika Selatan yaitu lebih dari 10.000 kilometer. (WST/RS/kemlugoid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.