Home Berita Timur Tengah KBRI Kairo Peringati Nuzulul Quran Secara Online, Serukan Introspeksi Kala Pandemi

KBRI Kairo Peringati Nuzulul Quran Secara Online, Serukan Introspeksi Kala Pandemi

143
0
SHARE
KBRI Kairo adakan peringatan Nuzulul Quran secara online. (Foto : Kemenlu)

Wasathiyyah.com, Kairo – KBRI Kairo memperingati Nuzulul Quran secara online di tengah pandemi Covid 19 yang masih melanda dunia, khususnya Mesir. Acara diadakan pada 10 Mei 2020 (17 Ramadhan 1441) dan ditayangkan secara livestreaming di chanel Youtube KBRI Kairo.

Melalui siaran ini Dubes RI untuk Mesir, Helmy Fauzi menghimbau kepada masyarakat Indonesia di Mesir untuk introspeksi diri dalam menyikapi ujian berupa pandemi ini dan menjaga kesehatan diri sebagai bentuk tawakal kepada Allah Swt.

Bertindak sebagai penceramah dalam acara ini Ustadz Aep Saefullah, kandidat Doktor Bidang Ushul Fiqh Universitas Al Azhari Cairo. Tema yang diambil pada Peringatan Nuzulul Qur’an ini adalah “Refleksi Nuzulul Qur’an: Introspeksi Diri di Tengah Pandemi Covid 19”.

Ustadz Aep Saefullah dalam taushiyahnya menyampaikan bahwa pandemi Covid 19 merupakan peringatan dari Allah Swt kepada umat manusia untuk kembali mendekat kepada-Nya. Disampaikan pula bahwa untuk menolak bala dan musibah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir, sedekah, dan berdoa. Adapun sebaik-baik zikir adalah dengan membaca Qur’an. Apalagi pada momen peringatan Nuzulul Qur’an, umat Islam harus memperbanyak membaca dan mempelajari Al Qur’an.

Ustadz Aep juga menyampakan bahwa beberapa hadits Rasulullah Saw. juga dapat menjadi pedoman dalam mencegah dan menghindari penyakit menular.

Taushiyah diakhiri dengan menukil sebuah hadits Rasulullah yang memerintahkan umat Islam untuk lari menghindari wilayah wabah penyakit menular sebagaimana larinya orang yang dikejar singa. Hal ini sangat sesuai dalam konteks karantina dan phyisical distancing dalam rangka mencegah penularan pandemi Covid 19.

Angka kasus Covid 19 di Mesir akhir-akhir ini sedang cukup tinggi di mana setiap harinya terdapat rata-rata 200 kasus baru. Bahkan pada Selasa (12/05) muncul penambahan 347 kasus baru dalam 24 jam saja.

KBRI terus menghimbau masyarakat Indonesia di Mesir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, tetap berada di rumah, menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

Dalam sambutannya, Dubes Helmy mengingatkan masyarakat Indonesia di Mesir untuk tetap saling membantu antar sesama warga Indonesia. KBRI sendiri telah beberapa kali menyalurkan bantuan paket sembako maupun perlengkapan kesehatan seperti masker khususnya kepada pelajar Indonesia yang jumlahnya sekitar 7.000 orang. (WST/RS/kemenlu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

5 × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.