Home Berita Internasional Ribuan Mahasiswa dari Berbagai Negara Berkumpul di Masjid Al Azhar Peringati Maulid...

Ribuan Mahasiswa dari Berbagai Negara Berkumpul di Masjid Al Azhar Peringati Maulid Nabi

618
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Kairo – Ribuan mahasiswa Al Azhar yang berasal dari berbagai negara berkumpul di masjid Al Azhar Kairo pada Senin petang, 11 November 2019 kemarin. Mereka berkumpul untuk mengikuti pengajian Majlis Hadits pertama untuk tahun 2019 ini, sekaligus dalam rangka memperingati Maulid Nabi Saw. yang diselenggarakan oleh masjid Al Azhar. Dalam kajian kali ini dibedah sebuah kitab berjudul ‘Arfut Ta’riifi bil Maulidisy Syariifi karya Imam Al Hafidz Syamsuddin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad ibn Al Jazary.

Acara ini dihadiri oleh para ulama terkemuka Al Azhar diantaranya adalah Syaikh Shaleh Abbas, deputi Al Azhar, Dr. Ahmad Maabad, anggota dewan kibar ulama Al Azhar, Syaikh Ali Khalil, kepala Ma’had Al Azhar, Dr. Ibrahim Al hudhud, mantan rektor Universitas Al Azhar, Dr. Abdul Moneim Foad, pengawas umum galeri masjid Al Azhar, serta Dr. Abdul Fattah Al Awari selaku dekan fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar. Selain itu, nampak hadir juga para dosen dan ulama Al Azhar lainnya.

Sekilas mengenai kitab Arfut Ta’riifi bil Maulidisy Syariifi, merupakan kitab yang membahas kehidupan nabi Muhammad Saw. sejak dari kehamilan ibunda beliau, kemudian saat-saat kelahirannya ke dunia, masa-masa penyusuannya dan segala bentuk keberkahan yang menyertai masa-masa itu. Kemudian, juga membahas bagaimana masa kanak-kanak dan remajanya baginda Nabi Muhammad Saw. hingga masa beliau turut dalam ekspedisi dagang, pernihakan beliau dengan Khadijah ra., seputar Isra Miraj, hijrah ke Madinah, hingga peristiwa haji Wada sampai detik-detik terakhir kehidupannya di dunia. Ash Shalaatu wassalaamu ‘alaa Rasuulillah!

Majlis Hadits ini sendiri berawal dari gagasan Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Dr. Ahmad Al Thayyeb beberapa tahun lalu yang ingin menghidupkan kembali koridor-koridor masjid Al Azhar dengan kajian-kajian keilmuan yang mencerahkan sebagaimana pernah terjadi di masa lalu di mana koridor masjid Al Azhar telah menjadi saksi bisu atas lahirnya para ulama besar di masa itu.

Atas dasar itulah, koridor-koridor masjid Al Azhar sekarang kembali ramai dengan kajian ilmu agama yang khas dengan manhaj Al Azhar. Kajian yang terbuka bisa diikuti secara gratis oleh siapa saja baik masyarakat umum maupun para pelajar dan mahasiswa, dengan usia berapapun. Kajian-kajian inilah yang akan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai ajaran Islam, juga untuk membendung pemikiran ekstrim dan mengkaji isu-isu aktual serta memberi jawaban atas persoalan-persoalan yang dibutuhkan oleh umat. (WST/RS/azhareg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.