Home Berita Internasional Giliran Bahrain Normalisasi Hubungan dengan Israel

Giliran Bahrain Normalisasi Hubungan dengan Israel

42
0
SHARE
Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al Khalifah.

Wasathiyyah.com, Washington – Presiden AS Donald Trump mengatakan lewat akun Twitternya bahwa Israel dan Bahrain telah sepakat untuk melakukan normalisasi hubungan kedua negara.

Gedung Puting menyampaikan bahwa cuitan Presiden AS ini dirilis setelah dia berbicara dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui sambungan telepon.

Ketiga pemimpin ini kemudian menyampaikan pernyataan pada Jumat (11/9) bahwa Bahrain dan Israel telah menyepakati pembangunan hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Kerajaan Bahrain.

Pernyataan itu menambahkan, “Ini adalah terobosan bersejarah untuk perdamaian lebih lanjut di Timur Tengah. Membuka dialog secara langsung dan hubungan antara kedua masyarakat dinamis dan ekonomi maju ini melanjutkan transformasi positif Timur Tengah dan meningkatan stabilitas kawasan.”

Kesepakatan Jumat kemarin ini menjadikan Bahrain sebagai negara keempat yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel setelah Mesir, Yordania dan UEA.

Pada pekan lalu Bahrain mengatakan akan mengizinkan penerbangan antara UEA dan Israel melintas di wilayah udaranya.

Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif Al Zayani mengatakan bahwa negara Teluk tersebut menekankan pentingnya upaya intensif untuk mencapai solusi yang adil bagi konflik Palestina – Israel.

Menlu Al Zayani mengatakan bahwa normalisasi ini akan berkontribusi pada keamanan dan stabilitas kawasan sambil memastikan bahwa hak-hak warga Palestina dilindungi.

Dia menambahkan bahwa kesepakatan antara UEA dan Israel telah berkontribusi dalam menghentikan upaya aneksasi Israel terhadap wilayah Palestina di Tepi Barat.

Presiden Mesir Abdel Fatah Al Sisi mengapresiasi langkah yang diambil Bahrain dan Israel untuk menjalin hubungan diplomatik. Al Sisi meyakini bahwa normalisasi tersebut akan membantu menyelesaikan konflik Palestina – Israel.

UEA juga menyambut baik normalisasi antara Bahrain dan Israei. UEA meyakini bahwa kesepakatan itu akan semakin mendukung stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah

Kesepakatan Bahrain dan Israel ini mendapat kecaman dari Sekretaris Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat. Ia mengatakan bahwa duta besar Palestina untuk Bahrain dipanggil “Segera” atas instruksi dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad Al Maliki menegaskan, “Pemanggilan segera duta besar Palestina untuk konsultasi dan mengambil langkah yang diperlukan terkait keputusan Bahrain yang menormalisasi hubungan dengan Zionis Israel”. (WST/RS/arabnews)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + twelve =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.