Home Berita Timur Tengah Pelatihan Imam dan Khatib OIAA di Tengah Pandemi Resmi Ditutup

Pelatihan Imam dan Khatib OIAA di Tengah Pandemi Resmi Ditutup

70
0
SHARE

Wasathiyyah.com, Kairo – Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Pusat secara resmi menutup rangkaian acara pelatihan imam dan khatib yang diikuti oleh sejumlah 40 peserta dari Indonesia. Pelatihan kali ini digelar dengan mengikuti protokol kesehatan Covid 19 yaitu dilakukan secara telekonferensi.

Osama Yasin, Wakil Presiden OIAA Pusat mengatakan bahwa dari pelatihan-pelatihan yang pernah diadakan organisasi ini, pelatihan kali ini menjadi pelatihan pertama yang mengedepankan strategi organisasi untuk menjangkau alumni Al Azhar sedunia, menyusun database mereka, untuk kemudian menyebarkan dakwah wasathiyyah melalui cabang-cabang OIAA di berbagai negara.

Dr. Abdel Dayem Naser, selaku sekretaris jenderal OIAA Pusat dan penasehat Grand Syaikh Al Azhar, menyampaikan bahwa pelatihan kali ini merupakan pembuka dari suatu target yang kita butuhkan yaitu berupa keberlanjutan atau kontinuitas komunikasi antara OIAA Pusat dengan putera-puteri Al Azhar di mana saja mereka berada. Ia berharap ada komunikasi dan kerjasama di antara sesama alumni untuk menyebarkan wasathiyyah dan membendung gagasan-gagasan ekstrimisme di dunia.

Dr. Ibrahim Hudhud, mantan rektor Universitas Al Azhar dan penasehat OIAA, menyambut baik pelatihan ini dan berharap para peserta pelatihan benar-benar memanfaatkannya untuk saling bertukar pikiran.

Ia juga mengapresiasi model pelatihan melalui telekonferensi ini dan berharap hal seperti ini dapat terus dilakukan di masa-masa mendatang sehingga dakwah Al Azhar lebih dapat menjangkau tempat-tempat terjauh di timur dan barat.

Sementara, dari pihak Indonesia, Dr. Muhammad Arifin mewakili ketua OIAA cabang TGB Dr. Muhammad Zainul Majdi, menyampaikan rasa terima kasih kepada OIAA Pusat dan para narasumber pelatihan yang telah memberikan kontribusi besar dalam rangkaian acara ini. Ia berharap ke depan pelatihan seperti ini dapat diikuti oleh lebih banyak peserta mengingat respon positif yang sangat besar terhadap acara ini.

Pada sesi penutupan acara pelatihan ini diulas juga sosok almarhum Dr. Mohamed Abdel Fadil Al Qousi, wakil presiden OIAA Pusat, anggota dewan ulama senior Al Azhar dan mantan menteri wakaf Mesir yang wafat pada 4 Juni lalu, untuk mengenang dan menghormati kiprah dan jasa-jasanya bagi Al Azhar dan ilmu pengetahuan.

Pelatihan imam dan khatib kali ini mengetengahkan tema “Menghadapi Pemikiran Ekstrimis; Langkah dan Metode”. Para peserta mendapatkan beberapa kuliah tentang pemahaman Islam yang benar dan bagaimana menghadapi gagasan ekstrimisme. (WST/RS/azhargraduates)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.