Home Berita Internasional Juru Runding Palestina Wafat Akibat Covid 19, PBB Sampaikan Bela Sungkawa

Juru Runding Palestina Wafat Akibat Covid 19, PBB Sampaikan Bela Sungkawa

32
0
SHARE
Dr. Saeb Erakat

Wasathiyyah.com, Ramallah – Dr. Saeb Erakat, juru runding terkemuka Palestina untuk negosiasi perdamaian, wafat pada Selasa (10/11) setelah terinfeksi virus Covid 19, pada usia 65 tahun.

Erakat mengonfirmasi bahwa dirinya terinfeksi Covid 19 pada 8 Oktober lalu. Sebelumnya, pada 2017 dia sempat menjalani transplantasi paru-paru yang berkontribusi pada penurunan imunitas tubuhnya.

Pada minggu lalu, Erakat sempat menjalani perawatan di rumahnya di Tepi Barat Jericho sebelum kemudian dilarikan ke rumah sakit Hadassah Medical Center di Israel. Dokter melakukan perawatan terhadap Erakat dengan perlengkapan ventilator. Namun, kondisi kesehatan Erakat terus menurun dan mengalami koma sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya juru runding kawakan Palestina ini. Guterres memuji sepak terjang dan kegigihan Erakat dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina semasa hidupnya.

“Atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Dr. Erekat, Presiden (Mahmoud) Abbas, rakyat Palestina dan banyak teman serta pendukungnya di seluruh dunia,” kata Guterres sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Guterres mengungkapkan kesedihan dan rasa kehilangan atas wafatnya salah seorang koleganya itu. Diketahui bahwa Erakat juga merupakan sekretaris jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

“Saya bersyukur telah mengenal dan berteman baik dengan Dr. Erekat. Dia berdedikasi untuk mengejar keadilan, martabat, dan hak-hak sah rakyat Palestina atas penentuan nasib sendiri, kedaulatan, dan kenegaraan,” ucap Guterres.

“Sekarang waktunya untuk melanjutkan pekerjaan pentingnya dan mengakhiri konflik yang secara tragis telah mempengaruhi kehidupan banyak orang,” lanjut Guterres.

Selama bertugas sebagai juru runding Palestina, Erakat telah berunding dengan enam perdana menteri Israel. Meski era kepemimpinan Israel terus berganti, peran penting Erakat sebagai juru runding Palestina tak tergantikan.

Dalam perannya sebagai juru runding, Erakat selalu berada di barisan terdepan dalam mendukung solusi dua negara. Tokoh berpengaruh di faksi Fatah ini kerap melontarkan kritik tajam kepada Israel atas arogansinya yang terus-menerus mencaplok tanah rakyat Palestina.

Erakat meninggalkan seorang istri, Niemeh Erakat, dan empat orang anak, Dalam, Salam, Ali dan Mohammad. (WST/RS/egypttoday/anadolu/republika)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.