Home Berita Internasional Mendapat Kunjungan Menlu Prancis, Syaikh Al Azhar Berikan Pernyataan Tegas

Mendapat Kunjungan Menlu Prancis, Syaikh Al Azhar Berikan Pernyataan Tegas

184
0
SHARE
Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian temui Grand Syaikh Al Azhar Prof. Dr. Ahmad Al Thayyeb di Kairo, Minggu (8/11). (gambar:azhareg)

Wasathiyyah.com, Kairo – Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian menemui Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Dr. Ahmad Al Thayyeb di kantor syaikh Al Azhar di Kairo, Minggu (8/11).

Menlu Le Drian menemui tokoh perdamaian dunia paling berpengaruh ini menyusul statemen presiden Prancis Emmanuel Macron yang tetap membela kebebasan berekspresi di negaranya termasuk kebebasan menggambar nabi Muhammad sebagai bagian dari kebebasan berekspresi itu.

Kepada Menlu Le Drian, Grand Syaikh Al Azhar menegaskan bahwa akan menyeret siapa saja yang melakukan penghinaan terhadap Nabi umat Islam ke hadapan pengadilan internasional.

Berikut ini poin-poin pesan yang disampaikan Grand Syaikh kepada Menlu Prancis :

  • Jika anda mengatakan bahwa menghina Nabi Muhammad SAW. sebagai bentuk kebebasan berekspresi, maka kami dengan tegas menolaknya.
  • Kami menolak secara total penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dan, kami akan menuntut siapa saja yang menghina Nabi SAW. ke pengadilan internasional. Bahkan jika diperlukan, kami siap menghabiskan sisa hidup kami hanya untuk mengusut kasus ini.
  • Eropa berhutang budi kepada Nabi Muhammad SAW. dan kepada agama Islam atas pencerahan yang telah dibawa agama ini untuk seluruh umat manusia.
  • Kami menolak terorisme diidentikkan kepada Islam. Kami tidak memiliki cukup waktu dan kemewahan untuk terlibat dalam istilah yang tidak kami minati. Dan, setiap orang harus segera berhenti melemparkan stigma ini karena hal ini telah menyinggung perasaan umat Islam sedunia. Istilah terorisme yang disematkan kepada umat Islam merupakan hal yang bertentangan dengan kebenaran yang telah diketahui semua orang.
  • Statemen saya jauh dari diplomasi ketika menyinggung Islam dan Nabi Muhammad SAW.
  • Kami menghormati dan menghargai kunjungan dan pernyataan Menlu Prancis, sebagai sebuah pernyataan yang bijaksana di tengah polemik ini.
  • Umat Islam sedunia menolak aksi terorisme yang mengatasnamakan agama. Mereka menegaskan bahwa umat Islam Nabinya tidak bisa dipersalahkan atas aksi terorisme apapun.
  • Al Azhar mewakili hampir dua miliar muslim sedunia, dan saya tegaskan bahwa teroris tidak mewakili kami dan kami tidka bertanggungjawab atas tindakan mereka. Saya sampaikan ini di setiap forum internasional, di Paris, London, Jenewa, Amerika Serikat, Roma, di negara-negara Asia dan dimanapun. Dan, ketika kami menyampaikan hal ini, kami tidak mengatakannya sebagai bentuk permintaan maaf atas aksi-aksi terorisme. Islam tidak membutuhkan permintaan maaf.
  • Kami ingin agar para petinggi di Eropa menyadari bahwa segala aksi teror yang terjadi sama sekali tidak mewakili Islam dan muslim. Terutama karena muslim adalah pihak yang harus membayar harga paling mahal atas aksi-aksi teror itu.
  • Saya adalah orang pertama yang memprotes kebebasan berekspresi jika kebebasan tersebut menyerang agama, agama apa saja tidak hanya Islam.
  • Saya dengan sorban Al Azhar ini telah membawa bunga mawar di Bataclan Square dan menyatakan penolakan kami terhadap terorisme.
  • Pelanggaran terjadi di antara para pengikut agama di bawah berbagai sistem. Jika kita tidak menyebut bahwa Kristen bertanggungjawab atas tragedi penembakan di Selandia Baru, maka kita juga harus mengatakan bahwa Islam tidak bertanggungjawab atas orang yang menebar teror dengan mengatasnamakannya. Saya tidak pernah menerima jika Islam dituduh sebagai sumber terorisme.
  • Kami di sini, di Al Azhar, menghadapi dan melawan terorisme dan ekstrimisme dengan jalan pendidikan dan pemikiran. Kami telah menerapkan kebijakan dan kurikulum yang menunjukkan kepada setiap orang bahwa para pelaku teror merupakan penjahat dan Islam tidak bersalah atas tindakan mereka. (WST/RS/azhareg/egypttoday)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 + seventeen =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.